Pidie – Dalam rangka memberikan informasi dan memperluas pemahaman masyarakat mengenai kesempatan untuk mengabdikan diri kepada negara melalui jalur militer, Babinsa Koramil 23/Batee Kodim 0102/Pidie, Sertu Marhalim, melaksanakan sosialisasi penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) untuk penerimaan Bintara dan Tamtama Gelombang III kepada masyarakat di Desa Tuha, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, khususnya para pemuda yang memiliki minat dan keinginan untuk mengikuti seleksi penerimaan prajurit TNI AD.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Marhalim menyampaikan berbagai informasi terkait penerimaan calon prajurit, mulai dari persyaratan umum, tahapan pendaftaran, proses seleksi, hingga pentingnya mempersiapkan diri secara matang, baik dari segi kesehatan, fisik, mental, maupun administrasi.
Babinsa juga menekankan kepada masyarakat bahwa proses penerimaan prajurit TNI AD dilaksanakan secara transparan, objektif, dan tidak dipungut biaya.
Oleh karena itu, para calon diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Bagi masyarakat, khususnya para pemuda yang memiliki cita-cita menjadi prajurit TNI AD, agar mempersiapkan diri sebaik mungkin. Pelajari persyaratan dan tahapan seleksi melalui sumber informasi resmi. Jangan mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan karena proses penerimaan dilaksanakan secara transparan dan tidak dipungut biaya,” ujar Sertu Marhalim.
Menurutnya, sosialisasi tersebut penting dilakukan agar informasi mengenai penerimaan calon prajurit dapat diketahui secara luas oleh masyarakat.
Dengan informasi yang tepat, para pemuda yang berminat dapat mempersiapkan diri lebih awal dan mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain memberikan informasi mengenai proses penerimaan, Babinsa juga memberikan motivasi kepada para pemuda agar memiliki semangat untuk mengembangkan diri, meningkatkan kedisiplinan, menjaga kesehatan, serta mempersiapkan kemampuan fisik dan mental.
Menurutnya, menjadi prajurit TNI AD membutuhkan kesiapan dan komitmen yang tinggi untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan terkait proses dan persyaratan penerimaan calon prajurit.
Babinsa memberikan penjelasan secara langsung sehingga masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih jelas dan tidak mendapatkan informasi yang keliru.
Danramil 23/Batee menyampaikan bahwa sosialisasi penerimaan calon prajurit TNI AD merupakan salah satu bentuk kepedulian satuan kewilayahan dalam membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Babinsa sebagai ujung tombak satuan di wilayah memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat. Kami berharap para pemuda yang memiliki cita-cita menjadi prajurit TNI AD dapat mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti seluruh proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kesempatan untuk menjadi prajurit TNI AD hendaknya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para pemuda yang memenuhi persyaratan.
Selain sebagai profesi, menjadi prajurit merupakan bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara yang membutuhkan dedikasi, disiplin, loyalitas, serta rasa tanggung jawab yang tinggi.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Koramil 23/Batee Kodim 0102/Pidie berkomitmen untuk terus membantu menyebarluaskan informasi yang akurat dan resmi terkait penerimaan calon prajurit TNI AD kepada masyarakat.
Diharapkan kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat serta mendorong generasi muda untuk mempersiapkan diri dan berpartisipasi dalam proses penerimaan prajurit secara jujur, sportif, dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.[]
