Baitul Mal Banda Aceh dan Kemenag Jalin Kerja Sama Pemberdayaan Ekonomi Umat, Perkuat UMKM Pra Sejahtera

Editor: Syarkawi author photo

 


BANDA ACEH – Baitul Mal Kota Banda Aceh bersama Kementerian Agama (Kemenag) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam program pemberdayaan ekonomi umat sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan pelaku usaha mikro.

Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, Rabu (15/7/2026). Program kolaborasi ini melibatkan Kementerian Agama serta Baitul Mal Kota Banda Aceh, Aceh Besar, dan Aceh Tamiang.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, Dr. H. Azhari, M.Si., mengatakan kerja sama ini diharapkan menjadi model percontohan yang dapat diterapkan di kabupaten/kota lain di Aceh dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Program ini diharapkan menjadi pemantik bagi daerah lain untuk membangun kolaborasi serupa dalam memperkuat ekonomi umat. Para penyuluh agama di Kantor Urusan Agama (KUA) juga akan berperan melakukan pendampingan sekaligus memastikan program berjalan tepat sasaran," ujarnya.

Melalui program tersebut, setiap kecamatan ditargetkan menjangkau kepala keluarga (KK) pelaku usaha mikro yang tergolong pra sejahtera agar memperoleh dukungan permodalan dan pendampingan usaha.

Sementara itu, Ketua Baitul Mal Kota Banda Aceh, Dr. M. Yusuf AlQardhawy, M.H., menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menegaskan, penyaluran bantuan akan diawali dengan proses verifikasi yang ketat agar benar-benar diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria.

"Sasaran program ini adalah masyarakat yang telah memiliki usaha. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat menjadi tambahan modal untuk mengembangkan usaha yang telah berjalan," katanya.

Menurutnya, meskipun nilai bantuan yang diberikan masih terbatas pada tahap awal, program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap perkembangan usaha para pelaku UMKM. 

Ke depan, cakupan penerima manfaat diharapkan dapat diperluas sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

Selain bantuan permodalan, program ini juga mencakup pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan agar usaha yang dijalankan dapat berkembang, meningkatkan pendapatan keluarga, dan menciptakan kemandirian ekonomi.

Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota Banda Aceh, Irwan, S.E., M.Si., Ak., menilai kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi keluarga melalui sinergi antara Baitul Mal dan Kementerian Agama.

Ia berharap kolaborasi ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menghadirkan program serupa dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui sinergi tersebut, Baitul Mal Kota Banda Aceh dan Kementerian Agama optimistis program pemberdayaan ekonomi umat dapat memberikan manfaat yang lebih luas sekaligus menjadi contoh kolaborasi yang efektif dalam mendukung pertumbuhan UMKM dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Kegiatan penandatanganan PKS turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, jajaran Kementerian Agama kabupaten/kota, serta pimpinan dan pejabat Baitul Mal yang terlibat dalam program tersebut.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini