Beut Kitab Pemuda Leu Ue Rutin Digelar, Perkuat Pemahaman Agama dan Bentengi Generasi Muda

Editor: Syarkawi author photo

 

Kegiatan Beut Kitab kembali digelar di Meunasah Gampong Leu Ue, Jumat (17/7/2026) malam. Foto: Dok. Gampong Leu Ue

ACEH BESAR – Pemerintah Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, terus berkomitmen membina karakter generasi muda melalui program Beut Kitab untuk Pemuda yang kini rutin dilaksanakan setiap bulan.

Program yang diluncurkan pada 6 Juni 2026 tersebut menjadi wadah bagi para pemuda untuk memperdalam ilmu agama sekaligus membentuk karakter Islami di tengah berbagai tantangan zaman.

Kegiatan terbaru digelar di Meunasah Gampong Leu Ue pada Jumat (17/7/2026) malam dengan menghadirkan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kecamatan Darul Imarah, Tgk. Agus Setiawan, sebagai pemateri utama.

Dalam kajiannya, Tgk. Agus mengangkat tema Thaharah (Bersuci) dan Wudhu, yang merupakan materi dasar dalam fikih karena berkaitan langsung dengan sah atau tidaknya ibadah, khususnya salat.

Ia menjelaskan, wudhu merupakan proses penyucian diri menggunakan air untuk membasuh anggota tubuh tertentu dengan niat menghilangkan hadas sebagai syarat sah melaksanakan ibadah.

"Wudhu wajib dilakukan ketika hendak melaksanakan salat. Ada enam rukun yang harus dipenuhi agar wudhu sah, yaitu niat yang dilakukan bersamaan dengan membasuh wajah, membasuh wajah secara sempurna, membasuh kedua tangan hingga siku, mengusap sebagian kepala, membasuh kedua kaki hingga mata kaki, serta dilakukan secara tertib," ujar Pimpinan Dayah Mustanul Muta'alimin Ulee Lueng tersebut.

Alumni Dayah Budi Lamno itu juga mengingatkan pentingnya menyempurnakan wudhu dengan menjalankan sunnah Rasulullah SAW, seperti membaca basmalah, membasuh kedua telapak tangan sebelum berwudhu, berkumur, membersihkan hidung, mengusap seluruh kepala beserta kedua telinga, serta mendahulukan anggota tubuh sebelah kanan.

Menurutnya, pemahaman yang benar mengenai tata cara bersuci menjadi fondasi penting dalam membangun kualitas ibadah seorang muslim sejak usia muda.

Sementara itu, Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri, VE, ST, mengatakan program Beut Kitab Pemuda merupakan salah satu langkah nyata pemerintah gampong dalam membina generasi muda agar memiliki pemahaman agama yang kuat.

Ia menuturkan, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana bagi para pemuda untuk terus memperdalam ilmu agama, membentuk karakter yang tangguh, serta memperkuat akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

"Program ini terinspirasi dari Beut Kitab Bak Sikula yang digagas Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris. Tujuannya membekali para pemuda dengan ilmu agama, membentuk karakter yang kuat, sekaligus membentengi mereka dari berbagai pengaruh negatif, termasuk bahaya penyalahgunaan narkoba," kata Yusri.

Ia berharap program tersebut terus mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat sehingga mampu melahirkan generasi muda yang religius, berakhlak mulia, serta menjadi teladan di lingkungan masing-masing.

Kegiatan Beut Kitab ditutup dengan kenduri atau santap malam bersama. Para peserta menikmati hidangan khas Aceh, keumamah teupeuleumak, sebagai simbol kebersamaan sekaligus mempererat silaturahmi antar pemuda di Gampong Leu Ue.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini