LOS ANGELES – Mikel Merino kembali menjadi pahlawan Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026. Gelandang berusia 30 tahun itu mencetak gol kemenangan pada menit-menit akhir untuk membawa La Furia Roja menundukkan Belgia 2-1 sekaligus memastikan tiket ke semifinal.
Dalam laga perempat final yang berlangsung di Los Angeles Stadium, Sabtu (11/7/2026) dini hari WIB, Merino mencetak gol penentu pada menit ke-87. Gol tersebut mengakhiri perlawanan sengit Belgia sekaligus menjaga asa Spanyol untuk kembali merebut gelar juara dunia.
Ini menjadi kali kedua secara beruntun Merino tampil sebagai penyelamat Spanyol setelah sebelumnya juga mencetak gol penentu saat menyingkirkan Portugal pada babak 16 besar.
Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai lebih dari 60 persen.
Lamine Yamal, Dani Olmo, dan Fabian Ruiz terus menekan pertahanan Belgia yang lebih banyak mengandalkan serangan balik.
Peluang pertama hadir pada menit ke-21 melalui sepakan melengkung Lamine Yamal yang masih melebar tipis dari gawang Thibaut Courtois.
Tekanan Spanyol akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-30. Tembakan keras Dani Olmo berhasil ditepis Courtois, namun bola muntah langsung disambar Fabian Ruiz untuk membawa Spanyol unggul 1-0.
Belgia merespons menjelang turun minum. Charles De Ketelaere sukses menyamakan kedudukan lewat sundulan memanfaatkan umpan silang Timothy Castagne.
Gol tersebut menjadi kebobolan pertama yang dialami kiper Spanyol, Unai Simon, sepanjang Piala Dunia 2026. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Spanyol kembali menguasai jalannya pertandingan. Kreativitas Lamine Yamal terus merepotkan lini belakang Belgia, termasuk pada menit ke-61 saat Courtois melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang emas pemain muda Barcelona tersebut.
Petaka menghampiri Belgia pada menit ke-71 ketika Courtois mengalami cedera dan terpaksa ditarik keluar. Posisinya digantikan oleh Senne Lammens.
Masuknya Nico Williams dan Mikel Merino membuat serangan Spanyol semakin tajam. Pergantian pemain yang dilakukan pelatih Luis de la Fuente terbukti menjadi keputusan tepat.
Gol kemenangan akhirnya lahir pada menit ke-87. Sepakan keras Pau Cubarsi gagal diantisipasi sempurna oleh Lammens sehingga bola liar jatuh di depan Merino. Tanpa kesulitan, ia menyambar bola untuk mengubah skor menjadi 2-1.
Belgia mencoba menyamakan kedudukan pada masa injury time. Alexis Saelemaekers sempat melewati Unai Simon, namun umpan silangnya berhasil dipotong Aymeric Laporte sebelum mengancam gawang Spanyol.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan. Spanyol pun memastikan langkah ke semifinal, sementara Belgia harus mengakhiri perjuangannya di babak delapan besar.
Penampilan gemilang Merino semakin menegaskan perannya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh bagi La Furia Roja di fase gugur Piala Dunia 2026.
Dua gol penentu yang dicetaknya secara beruntun menjadi modal berharga bagi Spanyol yang akan menghadapi Prancis pada babak semifinal dalam laga yang diprediksi berlangsung sengit.[]
