Kapolsek Bandar Baru Kawal Kolaborasi PNM, BUMN dan Water.org Berdayakan Masyarakat Pidie Jaya

Editor: Syarkawi author photo

 


Pidie Jaya – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berkolaborasi dengan PT Askrindo, PT Adhi Karya, dan Water.org menggelar program sosial dan pemberdayaan masyarakat di Kompleks Dayah Tauhiatul Hidayah, Gampong Dayah Nyong, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan yang mendapat pengawalan dan pemantauan dari jajaran Polsek Bandar Baru tersebut merupakan bagian dari sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.

Berbagai program digelar dalam kegiatan itu, di antaranya pelatihan keterampilan memasak, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan mata dan pembagian kacamata untuk mendukung aktivitas belajar dan ibadah, serta penyediaan ruang belajar bersama bagi masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Divisi Jasa Manajemen PT Permodalan Nasional Madani (Persero), Cut Ria Dewanto, perwakilan PT Askrindo, PT Adhi Karya, Water.org, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Camat Bandar Baru, Kapolsek Bandar Baru, Danramil 11 Bandar Baru, unsur Forkopimcam, perangkat gampong, serta sekitar 150 warga.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Staf Ahli Wakil Bupati Pidie Jaya, Rusli, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, program yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pengembangan organisasi, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi langkah strategis, terutama dalam mendukung proses pemulihan pascabanjir yang melanda Kabupaten Pidie Jaya.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Kehadiran program ini menjadi dukungan nyata bagi pemulihan sekaligus peningkatan kapasitas masyarakat Pidie Jaya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Jasa Manajemen PT PNM (Persero), Cut Ria Dewanto, menjelaskan bahwa PNM tidak hanya menyediakan akses pembiayaan usaha, tetapi juga menghadirkan program pemberdayaan yang komprehensif bagi pelaku usaha mikro.

Menurutnya, PNM mengusung tiga pilar pemberdayaan, yakni modal finansial, modal sosial, dan modal intelektual.

"PNM bukan sekadar memberikan pinjaman modal usaha. Kami juga membangun kapasitas masyarakat melalui pendampingan, pelatihan, dan penguatan jejaring agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan," katanya.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini jumlah nasabah aktif PNM di Kecamatan Bandar Baru sekitar 50 orang. 

Karena itu, pihaknya berharap dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperluas jangkauan pembiayaan tanpa agunan kepada lebih banyak pelaku usaha mikro, khususnya perempuan yang belum terlayani lembaga perbankan.

Selain seremoni peresmian program, kegiatan juga diisi dengan pelatihan keterampilan dan pelayanan kesehatan gratis yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Kapolsek Bandar Baru, Teuku Anshari, S.H., mengatakan pihaknya melakukan pengamanan dan pemantauan agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib.

"Seluruh kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat selama pelaksanaan kegiatan," ujar Kapolsek.

Melalui kolaborasi antara BUMN, sektor swasta, pemerintah daerah, dan aparat keamanan, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro yang berkelanjutan di Kabupaten Pidie Jaya.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini