Aceh Barat – Sebanyak 70 mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Syiah Kuala (USK) mengikuti site visit ke PT Mifa Bersaudara dan PT Bara Energi Lestari (BEL) pada 15–17 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik nyata di dunia industri pertambangan.
Didampingi tujuh dosen, para mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengamati proses operasional pertambangan, penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengelolaan lingkungan, hingga penggunaan teknologi yang mendukung kegiatan penambangan yang efektif dan berkelanjutan.
Selama kunjungan, rombongan disambut oleh jajaran manajemen kedua perusahaan. Di PT Mifa Bersaudara, mahasiswa diterima oleh Mine Engineering Department, Andi Ronald Khomaeni, bersama tim manajemen.
Sementara di PT Bara Energi Lestari, penyambutan dilakukan oleh Teguh Priadi beserta jajaran manajemen yang turut membuka ruang diskusi mengenai tantangan dan prospek industri pertambangan.
Ketua Program Studi Teknik Pertambangan USK, Ir. Haqul Baramsyah, S.T., M.Sc., mengatakan bahwa site visit merupakan bagian penting dari proses pembelajaran karena memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa mengenai dunia kerja.
"Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami konsep dari buku dan ruang kelas, tetapi juga melihat bagaimana ilmu pertambangan diterapkan dalam operasional yang sesungguhnya. Melalui kunjungan ini mereka dapat berdialog langsung dengan para profesional, memahami budaya kerja industri, serta melihat bagaimana aspek keselamatan, produktivitas, dan pengelolaan lingkungan berjalan secara terpadu. Pengalaman seperti ini akan menjadi bekal yang sangat berharga ketika mereka memasuki dunia kerja nantinya," ujarnya.
Rangkaian kegiatan meliputi pemaparan profil perusahaan, diskusi teknis bersama para engineer, observasi area operasional, hingga melihat langsung proses perencanaan dan pelaksanaan kegiatan penambangan.
Antusiasme mahasiswa terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan, mulai dari perencanaan tambang, pengendalian kualitas batu bara, manajemen alat berat, hingga strategi reklamasi dan penerapan prinsip keberlanjutan dalam aktivitas pertambangan.
Melalui kunjungan ini, mahasiswa juga memperoleh pemahaman bahwa industri pertambangan tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga menuntut kolaborasi lintas disiplin, pengambilan keputusan berbasis data, serta komitmen tinggi terhadap keselamatan kerja dan pelestarian lingkungan.
Program Studi Teknik Pertambangan USK menyampaikan apresiasi kepada PT Mifa Bersaudara dan PT Bara Energi Lestari atas kesempatan belajar yang diberikan kepada mahasiswa.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri diharapkan terus diperkuat guna mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan sektor pertambangan.
Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan teknis mahasiswa, tetapi juga memberikan gambaran nyata mengenai tanggung jawab profesi seorang insinyur pertambangan.
Pengalaman di lapangan menjadi bekal penting untuk membangun kompetensi, integritas, dan kepedulian terhadap keselamatan serta kelestarian lingkungan dalam menjalankan profesinya kelak.[]
