Banda Aceh – SMA Negeri 13 Banda Aceh menghadirkan alumni sebagai narasumber pada hari ketiga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Rabu (15/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah memperkaya wawasan peserta didik baru melalui pengalaman langsung para lulusan.
Alumni yang hadir sebagai pemateri adalah Hidayat Syah Al-Hakim, S.H., yang menyampaikan materi tentang kebencanaan. Tema tersebut dipilih mengingat Aceh merupakan daerah yang memiliki tingkat kerawanan terhadap berbagai jenis bencana alam, sehingga pemahaman mengenai mitigasi dan kesiapsiagaan dinilai penting ditanamkan sejak dini kepada para pelajar.
Dalam pemaparannya, Hidayat menegaskan bahwa pengetahuan tentang kebencanaan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau lembaga terkait, tetapi juga harus dimiliki seluruh lapisan masyarakat, termasuk peserta didik.
Menurutnya, budaya sadar bencana perlu dibangun melalui edukasi yang berkelanjutan agar masyarakat mampu mengambil langkah yang tepat saat menghadapi situasi darurat.
Selain membahas mitigasi bencana, Hidayat juga memberikan motivasi kepada peserta didik baru agar memanfaatkan masa belajar di SMA untuk membangun karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik.
Ia menekankan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh prestasi di ruang kelas, tetapi juga oleh kemauan untuk terus belajar, beradaptasi, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Penyampaian materi berlangsung interaktif. Para peserta didik tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai langkah penyelamatan diri, kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta pentingnya membangun budaya aman di lingkungan sekolah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 13 Banda Aceh, Dini Milia, S.Si., M.Pd., mengapresiasi kesediaan Hidayat Syah Al-Hakim untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada peserta didik baru.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada saudara Hidayat Syah Al-Hakim yang telah hadir sebagai narasumber pada kegiatan MPLS hari ketiga. Kehadiran alumni memberikan nilai tambah bagi peserta didik karena mereka dapat memperoleh pengalaman dan motivasi langsung dari sosok yang pernah menempuh pendidikan di sekolah ini," ujar Dini.
Menurutnya, keterlibatan alumni merupakan bentuk sinergi yang terus dibangun SMAN 13 Banda Aceh.
Pengalaman para alumni diharapkan dapat menginspirasi generasi penerus sekaligus mempererat hubungan antara sekolah dengan para lulusannya.
Dini berharap materi yang disampaikan tidak hanya menambah wawasan peserta didik mengenai kebencanaan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar sebagai bagian dari pembentukan karakter yang tangguh dan bertanggung jawab.
Menghadirkan alumni sebagai narasumber menjadi salah satu inovasi dalam pelaksanaan MPLS tahun ini.
Selain mengenalkan budaya sekolah, tata tertib, dan lingkungan belajar, peserta didik baru juga dibekali berbagai materi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, SMAN 13 Banda Aceh berharap peserta didik baru mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, memiliki wawasan yang lebih luas, semangat belajar yang tinggi, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Kehadiran alumni diharapkan terus menjadi inspirasi bagi siswa untuk meraih prestasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.[]
