BANDA ACEH – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., resmi membuka Turnamen Sepak Bola U-43 Se-Aceh Pangdam IM Cup Tahun 2026 di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Selasa (14/7/2026).
Turnamen ini digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi dan persaudaraan antarmasyarakat Aceh melalui olahraga.
Acara pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh serta sejumlah tokoh, di antaranya Kapolda Aceh, Ketua DPRA, Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Kabinda Aceh, Kasdam Iskandar Muda, Irdam Iskandar Muda, Kapoksahli Pangdam IM, Danrindam IM, Danrem 012/Teuku Umar, para pejabat utama Kodam IM, Regional CEO BSI Aceh, Ketua KONI Aceh, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, Ketua Asprov PSSI Aceh, panitia, perangkat pertandingan, wasit, official, pelatih, atlet, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Pangdam IM mengajak seluruh peserta dan tamu undangan untuk bersyukur atas terselenggaranya turnamen dalam suasana aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
Atas nama pribadi dan keluarga besar Kodam Iskandar Muda, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, sponsor, serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen tersebut.
"Kehadiran seluruh peserta menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dalam memajukan olahraga sekaligus mempererat tali silaturahmi di Provinsi Aceh. Turnamen ini bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga menjadi wadah memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat," ujar Mayjen TNI Joko Hadi Susilo.
Pangdam menjelaskan, penyelenggaraan turnamen merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Menurutnya, olahraga memiliki peran strategis dalam membangun karakter, menanamkan disiplin, membudayakan hidup sehat, sekaligus menjadi media pemersatu masyarakat.
Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta. Sebanyak 33 tim dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Seluruh tim berasal dari wilayah jajaran Korem 011/Lilawangsa, Korem 012/Teuku Umar, serta Kodim 0101/Kota Banda Aceh.
"Tingginya partisipasi ini membuktikan bahwa sepak bola tetap menjadi olahraga yang mampu menyatukan masyarakat tanpa memandang latar belakang serta mempererat hubungan antardaerah di Aceh," katanya.
Pangdam berharap seluruh peserta mampu menampilkan permainan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, disiplin, solidaritas, dan saling menghormati.
"Prestasi memang penting, tetapi persaudaraan dan persatuan jauh lebih utama. Jadikan turnamen ini sebagai momentum mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan memperkuat persatuan masyarakat Aceh," tegasnya.
Ia menambahkan, Kodam Iskandar Muda akan terus mendukung berbagai kegiatan olahraga yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, olahraga merupakan sarana efektif memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat karena mampu mempertemukan berbagai kalangan dalam suasana persaudaraan.
Rangkaian pembukaan juga dimeriahkan dengan pertandingan ekshibisi yang disambut antusias oleh para tamu undangan dan masyarakat. Laga tersebut menjadi hiburan sekaligus mempererat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, insan olahraga, dan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Pangdam juga mengingatkan panitia, perangkat pertandingan, wasit, dan official agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan menjunjung tinggi prinsip fair play demi terciptanya kompetisi yang berkualitas.
Kepada seluruh atlet, ia berpesan agar bertanding dengan penuh semangat, menjaga sportivitas, menghormati keputusan wasit, serta menjadikan setiap pertandingan sebagai sarana mempererat persaudaraan.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Pangdam Iskandar Muda secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola U-43 Se-Aceh Pangdam IM Cup Tahun 2026.
Turnamen ini diharapkan tidak hanya melahirkan pertandingan yang berkualitas, tetapi juga menjadi momentum memperkuat pembinaan sepak bola usia veteran di Aceh, mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, insan olahraga, serta seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Aceh yang semakin maju, sehat, dan harmonis.[]
