Mataram – Respons cepat ditunjukkan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Selaparang, Polresta Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), dalam menangani kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah milik warga di Lingkungan Rembiga Barat, Kelurahan Rembiga, Senin (20/7/2026) petang.
Dipimpin langsung Kapolsek Selaparang Iptu Zulharman Lutfi, S.H., personel segera menuju lokasi setelah menerima laporan masyarakat sekitar pukul 18.20 Wita. Setibanya di tempat kejadian, petugas langsung mengamankan area, membantu proses evakuasi, serta bersama petugas pemadam kebakaran dan warga berupaya memadamkan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Kapolsek Selaparang menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 18.10 Wita saat terlihat percikan api yang diduga berasal dari area meteran listrik rumah korban.
"Menurut keterangan saksi, api pertama kali muncul dari percikan di dekat meteran listrik rumah korban. Dalam waktu singkat kobaran api membesar dan menjalar ke bagian lain rumah. Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran," ujar Iptu Zulharman Lutfi.
Berkat sinergi antara personel kepolisian, petugas pemadam kebakaran, dan warga, api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi. Respons cepat tersebut dinilai mampu meminimalkan dampak kebakaran dan mencegah kerugian yang lebih besar.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek atau korsleting listrik. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, berdasarkan perkiraan korban, kerugian material yang dialami mencapai sekitar Rp20 juta," jelas Kapolsek.
Usai proses pemadaman, personel Polsek Selaparang memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Langkah tersebut dilakukan guna mendukung proses penyelidikan sekaligus memastikan penyebab pasti kebakaran melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Selaparang juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran akibat gangguan instalasi listrik. Menurutnya, pemeriksaan berkala terhadap jaringan listrik di rumah merupakan langkah sederhana namun sangat penting untuk mencegah terjadinya musibah serupa.
"Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing, terutama instalasi yang sudah lama digunakan atau menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Upaya pencegahan ini penting untuk mengurangi risiko kebakaran dan menjaga keselamatan keluarga," pungkas Iptu Zulharman Lutfi.
Melalui respons cepat tersebut, Polsek Selaparang menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan situasi darurat yang membutuhkan tindakan cepat, tepat, dan terkoordinasi.[]
