Progres Jembatan Gantung Perintis Aceh Tenggara Capai 73 Persen, Pemasangan Hanger Sling Mulai Dikerjakan

Editor: Syarkawi author photo

 


Aceh Tenggara – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kuning Abadi, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara terus menunjukkan perkembangan positif. 

Hingga Jumat (17/7/2026), progres pembangunan yang dikerjakan oleh Satgas Jembatan Kodim 0108/Aceh Tenggara telah mencapai sekitar 73 persen.

Saat ini, pekerjaan memasuki tahap pemasangan hanger sling bagian atas, salah satu komponen utama yang menghubungkan kabel utama (main cable) dengan lantai jembatan. 

Tahapan ini menjadi bagian krusial karena berperan dalam menjaga kekuatan, keseimbangan, dan kestabilan konstruksi jembatan.

Sebelum pemasangan dilakukan, tim teknis terlebih dahulu melaksanakan serangkaian persiapan, mulai dari pengukuran, pemeriksaan posisi kabel utama, penyetelan jarak, hingga memastikan seluruh titik pemasangan sesuai dengan perhitungan teknis. 

Langkah tersebut dilakukan agar setiap komponen terpasang secara presisi dan mampu menopang beban jembatan secara optimal.

Babinsa yang turut memantau jalannya pembangunan menegaskan bahwa aspek keselamatan kerja dan kualitas konstruksi menjadi prioritas utama selama proses pengerjaan.

"Setiap tahapan pekerjaan harus dilakukan dengan penuh ketelitian karena hanger sling merupakan salah satu bagian penting yang akan menopang lantai jembatan. Dengan pemasangan yang tepat sesuai standar teknis, kekuatan dan keamanan jembatan dapat terjamin saat digunakan masyarakat," ujarnya.

Pembangunan jembatan juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Personel Satgas Jembatan Kodim 0108/Aceh Tenggara, Babinsa, tenaga teknis, dan warga setempat bergotong royong menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan sesuai rencana.

Sinergi tersebut tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat dalam mewujudkan infrastruktur yang akan memberikan manfaat langsung bagi kehidupan mereka.

Keberadaan Jembatan Gantung Perintis sangat dinantikan warga karena selama ini akses antarwilayah masih terkendala, terutama saat melintasi sungai pada musim hujan. 

Kondisi tersebut kerap menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga mobilitas masyarakat sehari-hari.

Dengan hadirnya jembatan ini, masyarakat diharapkan memperoleh akses transportasi yang lebih aman, mudah, dan efisien menuju lahan pertanian, perkebunan, sekolah, fasilitas kesehatan, pusat perdagangan, serta berbagai fasilitas umum lainnya.

Selain meningkatkan konektivitas, jembatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui kelancaran distribusi hasil pertanian dan perkebunan, memangkas waktu tempuh, serta membuka peluang usaha yang lebih luas.

Setelah pemasangan hanger sling selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan penyempurnaan lantai jembatan, penguatan sambungan konstruksi, penyetelan akhir seluruh komponen, serta pengujian teknis untuk memastikan jembatan memenuhi standar keamanan dan layak digunakan.

Kodim 0108/Aceh Tenggara optimistis pembangunan dapat diselesaikan sesuai target melalui kerja sama yang solid antara personel TNI, tenaga teknis, pemerintah daerah, dan masyarakat. 

Kehadiran Jembatan Gantung Perintis diharapkan menjadi penggerak konektivitas, memperkuat perekonomian, serta mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Aceh Tenggara.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini