Progres Pembangunan Empat Jembatan Aramco di Aceh Selatan Capai 65 Persen, Kodim 0107 Percepat Konektivitas Wilayah

Editor: Syarkawi author photo

 


Aceh Selatan – Komitmen TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0107/Aceh Selatan dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur terus diwujudkan melalui pembangunan empat unit Jembatan Aramco di sejumlah titik di Kabupaten Aceh Selatan.

Hingga Sabtu (18/7/2026), progres pembangunan telah mencapai 55 hingga 65 persen.

Capaian tersebut menunjukkan pekerjaan berjalan sesuai target dan tahapan yang telah direncanakan. Kehadiran empat jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat, terutama di daerah yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses transportasi.

Setiap hari, personel Satgas Jembatan Aramco terus bekerja menyelesaikan berbagai tahapan konstruksi dengan mengedepankan ketelitian, standar teknis, dan keselamatan kerja. 

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pembangunan telinga jembatan sebagai struktur penopang, pemasangan besi utama, perakitan tulangan, serta pengecoran di kedua sisi badan jembatan.

Koordinator Lapangan Satgas Jembatan Aramco, Kapten Inf Faisal Kurniawan, mengatakan seluruh personel terus bekerja maksimal agar pembangunan dapat selesai sesuai jadwal tanpa mengabaikan kualitas.

"Seluruh personel tetap bekerja dengan penuh semangat dan disiplin tinggi. Kami terus mengejar target penyelesaian sesuai jadwal, namun kualitas pekerjaan tetap menjadi prioritas utama. Setiap tahapan dikerjakan secara teliti agar jembatan yang dibangun benar-benar kokoh, aman, dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam waktu yang lama," ujarnya.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Aramco merupakan wujud nyata pengabdian TNI AD dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Jembatan ini nantinya akan sangat membantu masyarakat dalam memperlancar aktivitas sehari-hari. Kami berharap keberadaannya memberikan manfaat yang besar dan berkelanjutan bagi warga," tambahnya.

Selama ini, masyarakat di sejumlah wilayah masih menghadapi kendala mobilitas karena terbatasnya akses penyeberangan, terutama saat musim hujan ketika debit sungai meningkat. 

Kondisi tersebut kerap menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga distribusi kebutuhan pokok.

Dengan hadirnya Jembatan Aramco, masyarakat diharapkan memiliki akses yang lebih aman, cepat, dan efisien. 

Selain memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, keberadaan jembatan juga diproyeksikan mampu membuka peluang ekonomi baru, memperlancar arus barang dan jasa, serta meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan.

Meski menghadapi tantangan berupa cuaca dan medan yang cukup berat, personel Satgas tetap menunjukkan semangat gotong royong dan profesionalisme dalam menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. 

Seluruh proses pembangunan dilakukan dengan mengutamakan kualitas konstruksi agar jembatan memiliki daya tahan yang kuat dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Kodim 0107/Aceh Selatan optimistis progres pembangunan akan terus meningkat dalam beberapa pekan mendatang hingga seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target. 

Keberhasilan pembangunan empat Jembatan Aramco ini diharapkan menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat.

Lebih dari sekadar sarana penghubung, Jembatan Aramco diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Aceh Selatan.

Dengan semangat pengabdian dan gotong royong, TNI AD melalui Kodim 0107/Aceh Selatan terus berkomitmen mendukung pembangunan yang berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini