Senyum Anak Yatim Sambut Tahun Ajaran Baru, Bantuan Pemko Banda Aceh Ringankan Beban Keluarga

Editor: Syarkawi author photo

 

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada anak yatim di Kecamatan Kuta Alam, Jumat (10/7/2026), menjelang dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027. Foto: Humas Banda Aceh 

BANDA ACEH – Raut kebahagiaan terpancar dari wajah Andalia, warga Gampong Keuramat, Kecamatan Kuta Alam, saat mendampingi dua anaknya menerima bantuan perlengkapan sekolah dari Pemerintah Kota Banda Aceh. 

Bantuan yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, menjadi harapan baru bagi keluarganya menjelang dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027.

Penyaluran bantuan berlangsung di Aula Kantor Camat Kuta Alam, Jumat (10/7/2026). Sebanyak 28 anak yatim di Kecamatan Kuta Alam menerima paket perlengkapan sekolah berupa seragam, tas, dan alat tulis untuk mendukung kebutuhan belajar mereka.

Bagi Andalia, bantuan tersebut memiliki arti yang sangat besar. Kedua anaknya, Afif dan Raisa, yang saat ini menempuh pendidikan di PAUD Bungoeng Meulu, Gampong Keuramat, kini dapat memulai tahun ajaran baru dengan perlengkapan sekolah yang layak.

Dengan penuh rasa syukur, Andalia mengaku sangat terbantu atas perhatian Pemerintah Kota Banda Aceh terhadap anak-anak yatim.

"Sangat senang, Alhamdulillah hari ini dapat bantuan langsung dari Bu Wali. Terima kasih banyak, Bu Wali," ujar Andalia sambil membawa dua paket tas sekolah yang berisi alat tulis.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, mengatakan penyaluran bantuan perlengkapan sekolah telah menjadi program rutin Pemerintah Kota Banda Aceh sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim.

Menurutnya, pemerintah ingin memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi.

"Insya Allah, mudah-mudahan mereka bisa bersekolah dengan baik, sama seperti teman-teman yang lain," kata Illiza.

Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi untuk turut berbagi dan memberikan perhatian kepada anak-anak yatim di lingkungan masing-masing.

Menurut Illiza, kepedulian bersama akan mewujudkan Kota Banda Aceh yang semakin inklusif, di mana setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, tumbuh, dan meraih cita-cita.

"Mudah-mudahan dengan bantuan ini mereka bisa sekolah dengan pakaian yang sama seperti anak-anak lainnya sehingga tidak ada perbedaan. Kita ingin Banda Aceh menjadi kota yang inklusif, di mana semua orang memiliki kesempatan yang sama," ujarnya.

Pada penyaluran bantuan di Kecamatan Kuta Alam, sebanyak 28 anak yatim menerima perlengkapan sekolah. Rinciannya, delapan anak berasal dari Gampong Kuta Alam dan 20 anak dari Gampong Keuramat.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap anak-anak yatim dapat menyambut tahun ajaran baru dengan semangat, rasa percaya diri, dan kesempatan yang setara dengan teman-teman sebaya mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini