Padang – Staf Perencanaan Angkatan Darat (Srenad) menggelar Pembekalan Reformasi Birokrasi bagi jajaran Kodam XX/TIB di Gedung Sapta Marga Kodam XX/TIB, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan bertema "Sinergi Reformasi Birokrasi Kodam XX/TIB Menuju Kodam yang Profesional, Bersih, dan Akuntabel" tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam memperkuat tata kelola organisasi yang modern, efektif, dan berintegritas.
Pembekalan ini bertujuan mempercepat implementasi Reformasi Birokrasi secara menyeluruh di lingkungan TNI AD. Tim Srenad memberikan pemahaman komprehensif mengenai arah kebijakan Reformasi Birokrasi, penguatan tata kelola organisasi, peningkatan akuntabilitas kinerja, pembangunan Zona Integritas, hingga penguatan budaya kerja yang berlandaskan integritas, profesionalisme, dan pelayanan prima.
Kegiatan tersebut diikuti para pejabat dan personel Kodam XX/TIB yang terlibat dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi di satuan masing-masing.
Melalui pembekalan ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi sekaligus peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mengimplementasikan program Reformasi Birokrasi secara efektif, berkelanjutan, dan berdampak nyata.
Dalam paparannya, tim Srenad menegaskan bahwa Reformasi Birokrasi bukan sekadar memenuhi indikator penilaian, tetapi merupakan proses transformasi organisasi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI Angkatan Darat.
Sementara itu, dalam sambutan Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., yang dibacakan oleh Asrendam XX/TIB, ditegaskan bahwa keberhasilan Reformasi Birokrasi merupakan tanggung jawab seluruh personel.
Oleh karena itu, setiap prajurit dan aparatur di lingkungan Kodam harus membangun komitmen, integritas, disiplin, serta sinergi dalam menjalankan setiap program reformasi.
Pangdam juga berharap seluruh materi yang diperoleh dalam pembekalan dapat diimplementasikan secara nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari guna memperkuat budaya kerja yang profesional, efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan.
Lebih lanjut, Pangdam menekankan bahwa Reformasi Birokrasi harus menjadi budaya organisasi yang terus dikembangkan melalui inovasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan sistem pengawasan dan akuntabilitas kinerja.
Dengan langkah tersebut, Kodam XX/TIB diharapkan semakin siap menghadapi berbagai tantangan tugas sekaligus mendukung terwujudnya TNI Angkatan Darat yang modern, profesional, adaptif, dan semakin dipercaya masyarakat.
Melalui pembekalan ini, Srenad berharap seluruh jajaran Kodam XX/TIB semakin memahami pentingnya Reformasi Birokrasi sebagai bagian dari transformasi organisasi.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Kodam XX/TIB diharapkan mampu mewujudkan institusi yang profesional, bersih, akuntabel, serta senantiasa memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.[]
