Bupati Armia Ajak Golkar Perkuat Kolaborasi Percepat Pemulihan Aceh Tamiang Pascabencana

Editor: Syarkawi author photo

 


ACEH TAMIANG — Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang membutuhkan dukungan dan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pemulihan daerah setelah dilanda bencana hidrometeorologi. 

Pemulihan infrastruktur dasar, ekonomi masyarakat, hingga sektor pertanian dinilai tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, saat menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD II Partai Golkar Kabupaten Aceh Tamiang di Karang Baru, Minggu (23/8/2026).

Di hadapan jajaran kader Partai Golkar, Bupati Armia menekankan bahwa proses pemulihan pascabencana membutuhkan ketahanan serta kerja bersama dari seluruh elemen masyarakat, termasuk kekuatan politik yang memiliki peran strategis di daerah.

“Kita saat ini sedang dalam proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi. Tantangan rehabilitasi infrastruktur, ketahanan ekonomi warga, hingga pemulihan sektor pertanian membutuhkan daya tahan dan kerja kolaboratif yang luar biasa dari berbagai elemen,” ujar Armia.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan pemulihan. Dukungan masyarakat, dunia usaha, organisasi sosial, serta partai politik diperlukan agar proses rehabilitasi dan pembangunan kembali dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Armia juga berharap Musda VI Partai Golkar mampu melahirkan kepengurusan dan kader yang memiliki kompetensi, integritas, serta kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Ia menilai partai politik memiliki posisi penting dalam mengawal pembangunan daerah, termasuk melalui peran kader yang duduk di lembaga legislatif maupun struktur pemerintahan.

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, M. Salim Fakhry, meminta seluruh jajaran pengurus dan kader, termasuk para legislator Partai Golkar, memperkuat barisan dan berperan aktif membantu pemerintah dalam mempercepat pemulihan Aceh Tamiang.

Salim secara khusus meminta anggota legislatif dari Partai Golkar menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan secara optimal agar berbagai program pemulihan pascabencana dapat berjalan efektif.

“Membangun Aceh Tamiang tidak bisa sendiri, elemen partai harus berpartisipasi,” kata Salim.

Ia juga meminta Bupati Armia terus membangun komunikasi dan pembinaan dengan jajaran kader Partai Golkar di daerah sehingga hubungan antara pemerintah dan kekuatan politik dapat berjalan konstruktif dalam mendukung pembangunan.

Menurut Salim, proses pemulihan pascabencana membutuhkan keterlibatan seluruh komponen daerah. 

Partai politik, kata dia, harus hadir tidak hanya dalam momentum politik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata ketika masyarakat menghadapi persoalan dan membutuhkan dukungan.

Pembukaan Musda VI DPD II Partai Golkar Aceh Tamiang tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan partai politik, serta jajaran pengurus Partai Golkar tingkat daerah.

Momentum Musda diharapkan tidak hanya menjadi forum konsolidasi internal partai, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk mendukung percepatan pemulihan dan pembangunan Aceh Tamiang secara berkelanjutan. (**)

Share:
Komentar

Berita Terkini