Cut Nadhifa Alisha, Siswi SMAN 1 Kota Jantho Dipercaya Membawa Baki Bendera Merah Putih

Editor: Syarkawi author photo

 

Cut Nadhifa Alisha, siswi SMA Negeri 1 Kota Jantho, saat membawa baki Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Bungoeng Jeumpa, Kota Jantho, Aceh Besar, Senin (17/8/2026). FOTO/MC ACEH BESAR

KOTA JANTHO – Membawa baki Bendera Merah Putih dalam sebuah upacara bukan sekadar menjalankan tugas. 

Bagi Cut Nadhifa Alisha, kepercayaan tersebut menjadi sebuah kehormatan sekaligus pengalaman berharga yang tak terlupakan dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Aceh Besar, Senin (17/8/2026).

Siswi SMA Negeri 1 Kota Jantho itu dipercaya mengemban salah satu tugas penting sebagai pembawa baki Bendera Merah Putih pada upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Bungoeng Jeumpa, Kota Jantho. Upacara tersebut dipimpin Bupati Aceh Besar Muharram Idris selaku Inspektur Upacara.

Nadhifa yang kini duduk di kelas XI menjalankan tugas tersebut dengan penuh konsentrasi, disiplin, dan tanggung jawab. Dengan langkah tenang, ia membawa baki dalam prosesi penyerahan Bendera Merah Putih yang menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian upacara.

Bagi pelajar kelahiran 6 Maret 2010 itu, kepercayaan menjadi pembawa baki bukan hanya sebuah tugas, tetapi juga kesempatan untuk memberikan yang terbaik sekaligus membawa nama baik sekolah dan keluarga.

Putri pasangan T. Dhiaul Murdhi, S.T., dan Syafrida, S.E., tersebut mengaku bangga mendapat kepercayaan untuk menjalankan tugas tersebut.

“Bagi saya, menjadi pembawa baki adalah sebuah kehormatan dan tanggung jawab. Saya merasa bangga bisa dipercaya membawa bagian penting dalam upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Ini menjadi pengalaman yang akan selalu saya ingat,” ujar Nadhifa.

Menurutnya, tugas tersebut juga menjadi pembelajaran berharga tentang arti kedisiplinan, ketelitian, keberanian, dan tanggung jawab. Berdiri di tengah lapangan dengan perhatian peserta upacara tertuju kepadanya membutuhkan kesiapan mental serta konsentrasi yang tinggi.

Kepercayaan yang diberikan kepada Nadhifa sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda Aceh Besar memiliki kesempatan untuk mengambil bagian dalam berbagai momentum penting, termasuk peringatan hari kemerdekaan, sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme sejak dini.

Bagi Nadhifa, setiap langkah saat membawa baki pada hari kemerdekaan memiliki makna tersendiri. Di balik tugas tersebut terdapat kebanggaan sekolah, harapan keluarga, serta semangat generasi muda untuk terus menghargai dan meneruskan perjuangan para pahlawan.

Momen tersebut pun menjadi kenangan istimewa dalam perjalanan pendidikan Nadhifa. Sebuah pengalaman yang kelak akan selalu mengingatkannya pada hari ketika ia dipercaya membawa simbol kehormatan Sang Merah Putih di hadapan masyarakat Aceh Besar.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini