Kapolri Tinjau Pengungsian di Lamba Leda Utara, Serahkan 1.300 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa

Editor: Syarkawi author photo

 


MANGGARAI TIMUR – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto meninjau langsung Posko Pengungsi Ronting, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolri didampingi Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., serta sejumlah pejabat terkait. Rombongan juga menyerahkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa bumi.

Rombongan tiba di wilayah Dampek sekitar pukul 13.45 WITA setelah sebelumnya menggunakan helikopter dari Labuan Bajo dan mendarat di Lapangan Naga Banda, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Dari Reok, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan melalui jalur darat menuju lokasi pengungsian.

Kedatangan Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI disambut Kapolda NTT, Kapolres Manggarai Timur AKBP Haryanto, S.H., S.I.K., M.M., CPHR, Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si., Dandim 1612/Manggarai Letkol Arh. Amos Comonius Silaban, S.H., M.M., Kajari Manggarai Dr. Deddi Diliyanto, S.H., M.H., para pejabat utama Polda NTT, serta unsur Forkopimda.

Plh. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Sajimin, S.I.K., M.H., mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah dan Polri terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana.

“Bapak Kapolri hadir langsung untuk melihat kondisi para pengungsi, berinteraksi dengan masyarakat serta memastikan bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak bencana,” ujar Sajimin.

Kapolri Serahkan 1.300 Paket Sembako

Setibanya di Posko Pengungsi Ronting, Kapolri bersama Ketua Komisi IV DPR RI langsung meninjau kondisi pengungsian dan berinteraksi dengan warga. Saat ini, sekitar 500 jiwa berada di Posko Ronting.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri secara simbolis menyerahkan bantuan berupa 1.300 paket sembako kepada masyarakat terdampak.

Setiap paket sembako berisi lima bungkus mi instan, satu kilogram gula, satu kotak teh celup, satu botol kecap, satu bungkus biskuit, satu kilogram beras dan satu liter minyak goreng.

Selain bantuan pangan, Polri turut menyalurkan berbagai kebutuhan pendukung pengungsian, di antaranya 19 unit spon, obat-obatan, dua unit Starling, 18 dus obat-obatan, satu boks mainan anak, dua tenda putih dan lima tenda peleton.

Bantuan lainnya terdiri atas 82 dus selimut, 30 dus ransum dan 1.500 kantong minyak.

Untuk mendukung kebutuhan air bersih dan fasilitas di lokasi pengungsian, turut disalurkan lima tandon beserta perlengkapannya, dua lem pipa, satu selang ukuran besar, lima keran plastik dan satu batang pipa.

Kombes Pol. Sajimin mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri bersama pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.

“Bantuan yang diserahkan mencakup kebutuhan pangan, kesehatan, perlengkapan pengungsian, kebutuhan anak-anak, tenda, selimut, ransum hingga sarana pendukung air. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran negara bagi masyarakat yang terdampak bencana,” jelasnya.

Pemerintah, TNI dan Polri Bersinergi

Penanganan masyarakat terdampak gempa di wilayah Manggarai Timur terus dilakukan melalui sinergi pemerintah, TNI, Polri dan seluruh unsur terkait.

Plh. Kabidhumas Polda NTT menegaskan jajaran Polda NTT bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat selama masa tanggap darurat.

“Pemerintah, TNI dan Polri terus bersinergi untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perlindungan, pelayanan dan bantuan yang dibutuhkan. Kehadiran personel di lapangan akan terus dioptimalkan,” katanya.

Kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI untuk mendengarkan secara langsung kondisi serta kebutuhan masyarakat di lokasi pengungsian.

Setelah meninjau pengungsian dan menyerahkan bantuan, Kapolri bersama Ketua Komisi IV DPR RI dan rombongan meninggalkan Posko Pengungsi Ronting untuk kembali menuju Reok, Kabupaten Manggarai.

Kehadiran pimpinan Polri bersama pemerintah dan DPR RI di tengah masyarakat terdampak menjadi bentuk komitmen untuk memastikan penanganan bencana dilakukan secara terpadu. 

Bantuan dan pelayanan akan terus didorong agar kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat dapat terpenuhi dan proses pemulihan berjalan optimal.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini