BANDA ACEH — Kepala Staf Kodam Iskandar Muda (Kasdam IM) Brigjen TNI Dwi Sasongko, S.E., M.H., mewakili Pangdam IM Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., memimpin Upacara Bendera Bulanan September 2026 di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh, Kamis (17/9/2026).
Dalam upacara tersebut, Kasdam IM bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Pangdam IM yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan, sinergitas, disiplin, profesionalisme, serta menjaga kehormatan institusi dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks.
Pangdam IM menegaskan, upacara bendera tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan rasa bangga dan penghormatan terhadap Sang Merah Putih sebagai simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Nilai nasionalisme dan patriotisme, kata Pangdam, harus senantiasa tertanam dalam diri setiap prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai landasan moral dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Keamanan Aceh Tetap Kondusif
Dalam amanatnya, Pangdam IM menyampaikan bahwa situasi keamanan di wilayah Aceh secara umum hingga saat ini terpelihara dengan baik, aman dan kondusif.
Kondisi tersebut tidak terlepas dari peran seluruh komponen bangsa, termasuk TNI AD, pemerintah daerah, Polri dan masyarakat.
“Stabilitas keamanan bukan sesuatu yang datang dengan sendirinya, melainkan merupakan hasil dari kerja keras, kesiapsiagaan, sinergitas dan konsistensi seluruh aparat serta komponen masyarakat,” tegas Pangdam.
Menghadapi perkembangan situasi yang dinamis, seluruh pimpinan satuan diminta meningkatkan kepekaan terhadap lingkungan serta memperkuat kemampuan deteksi dan cegah dini.
Setiap informasi maupun gejala permasalahan yang berkembang di wilayah harus dianalisis, dilaporkan dan ditindaklanjuti secara cepat, tepat dan terukur sesuai ketentuan yang berlaku.
Pangdam juga mengingatkan jajaran agar tidak menunggu suatu persoalan berkembang menjadi lebih besar. Komunikasi dan koordinasi antarsatuan serta dengan seluruh komponen terkait harus terus diperkuat.
“Setiap pimpinan harus mampu membangun komunikasi, menguatkan sinergitas, serta mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk menghadapi setiap perkembangan situasi,” ujarnya.
Jaga Kehormatan Prajurit dan ASN
Pangdam IM kembali mengingatkan seluruh prajurit dan ASN jajaran Kodam Iskandar Muda agar menjaga kehormatan diri, keluarga dan institusi dengan berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI serta Panca Prasetya Korpri.
Nilai-nilai tersebut harus menjadi pedoman dalam bersikap, bertindak dan mengambil keputusan, baik saat melaksanakan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Perhatian khusus juga diberikan terhadap bahaya narkoba. Seluruh personel diminta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika, termasuk mencoba, menggunakan, menyimpan maupun terlibat dalam peredarannya.
“Narkoba tidak hanya merusak kesehatan dan masa depan, tetapi juga dapat menghancurkan kehidupan keluarga, merusak karier, serta mencederai kehormatan diri dan satuan,” tegasnya.
Selain narkoba, personel diminta mewaspadai jerat pinjaman online. Kemudahan memperoleh pinjaman harus diimbangi dengan kemampuan membayar, pemahaman terhadap bunga serta kesadaran terhadap risiko yang ditimbulkan.
Pangdam menilai pengelolaan keuangan yang tidak baik dapat menjadi beban bagi personel dan keluarga, mengganggu konsentrasi dalam menjalankan tugas, bahkan berpotensi menimbulkan persoalan disiplin maupun hukum.
Personel juga diminta menghindari judi online dan gaya hidup konsumtif yang dapat menimbulkan kerugian lebih besar bagi diri sendiri maupun keluarga.
Bijak Bermedia Sosial, Tingkatkan Profesionalisme
Seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi, Pangdam IM mengingatkan seluruh personel agar menggunakan media sosial secara cerdas dan bertanggung jawab.
Etika serta kehormatan sebagai prajurit dan ASN harus tetap menjadi pedoman dalam setiap aktivitas di ruang digital.
“Gunakan media sosial secara cerdas, bertanggung jawab dan selalu menjaga etika serta kehormatan sebagai prajurit dan ASN,” pesannya.
Selain itu, seluruh personel dituntut meningkatkan profesionalisme, disiplin, kreativitas, inovasi dan kemampuan beradaptasi untuk menghadapi tuntutan tugas yang semakin kompleks.
Program dan Anggaran Harus Dikendalikan
Memasuki Semester II Tahun Anggaran 2026, Pangdam IM meminta seluruh satuan meningkatkan pengendalian dan evaluasi terhadap pelaksanaan program dan anggaran.
Kepadatan tugas operasional, menurut Pangdam, tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan tertib administrasi. Setiap program harus dilaksanakan secara tepat sasaran, tepat waktu, efektif, efisien dan akuntabel.
Seluruh sumber daya yang dimiliki juga harus dioptimalkan untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas.
“Sekecil apa pun peran setiap prajurit dan ASN, akan menentukan keberhasilan tugas Kodam Iskandar Muda,” tegas Pangdam.
Enam Arahan Pangdam IM
Menutup amanatnya, Pangdam IM menyampaikan enam arahan yang menjadi pedoman bagi seluruh prajurit dan ASN.
Pertama, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dan spiritual dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua, menjaga kehormatan diri, keluarga dan satuan dengan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum, disiplin maupun tindakan yang dapat merugikan institusi.
Ketiga, mengimplementasikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI dalam kehidupan sehari-hari, baik saat berdinas maupun ketika berada di tengah masyarakat.
Keempat, senantiasa hadir di tengah kesulitan masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.
Kelima, terus melaksanakan kegiatan yang memberikan manfaat dan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Keenam, memelihara dan meningkatkan soliditas serta sinergitas dengan seluruh komponen bangsa dalam rangka menjaga stabilitas dan keutuhan NKRI.
Pangdam IM berharap seluruh prajurit dan ASN jajaran Kodam Iskandar Muda dapat menjalankan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional dan disiplin serta senantiasa mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
“Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan kekuatan dan perlindungan kepada kita semua dalam melanjutkan tugas pengabdian kepada Kodam Iskandar Muda, bangsa dan negara yang kita cintai,” pungkasnya.[]
