Siswa SMK Bener Meriah Promosikan Produk Unggulan di CFD Banda Aceh

Editor: Syarkawi author photo

 

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin, S.Pd., M.SP., bersama Ketua DWP Dinas Pendidikan Aceh melihat produk unggulan yang dipasarkan siswa SMKN 1, SMKN 2 dan SMKN 5 Bener Meriah dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di Banda Aceh, Minggu (13/9/2026).

BANDA ACEH – Car Free Day (CFD) Banda Aceh, Minggu (13/9/2026), menjadi ruang promosi sekaligus pembelajaran kewirausahaan bagi siswa SMKN 1, SMKN 2, dan SMKN 5 Bener Meriah.

Para siswa memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan berbagai produk unggulan daerah, mulai dari sayuran, buah-buahan, kopi khas dataran tinggi hingga aneka produk kreatif hasil karya siswa.

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang berjualan. Kehadiran siswa di tengah masyarakat menjadi praktik langsung untuk melatih keberanian, kreativitas, kemandirian dan jiwa kewirausahaan.

Berinteraksi langsung dengan calon konsumen membuat para siswa belajar memperkenalkan produk, menjelaskan keunggulan barang, melayani pembeli hingga memahami kebutuhan dan selera pasar.

Potensi pertanian dan perkebunan Bener Meriah menjadi salah satu produk yang ditonjolkan. Sayuran dan buah-buahan segar dipasarkan kepada pengunjung CFD, sementara kopi menjadi salah satu komoditas unggulan yang memperkenalkan karakter dan potensi daerah dataran tinggi tersebut.

Kegiatan itu sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan vokasi tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori dan keterampilan teknis. Siswa juga didorong untuk mampu melihat potensi di sekitarnya sebagai peluang ekonomi yang dapat dikembangkan.

Turut hadir Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan Aceh serta Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin, S.Pd., M.SP. Kehadiran jajaran Dinas Pendidikan Aceh memberikan motivasi bagi siswa yang sedang mempraktikkan keterampilan kewirausahaan secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Murthalamuddin mendorong para siswa agar tidak membatasi proses belajar di ruang kelas. Ia meminta siswa terus berkarya, mengembangkan kreativitas dan berani mencoba berbagai peluang usaha sejak bangku sekolah.

Menurutnya, potensi daerah dapat menjadi sumber pembelajaran sekaligus peluang ekonomi apabila dikelola melalui kreativitas dan inovasi.

“Anak-anak SMK harus memiliki keterampilan dan keberanian untuk melihat peluang. Setelah lulus, mereka tidak hanya diharapkan menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha,” ujarnya.

Menurutnya, pengalaman memasarkan produk secara langsung penting untuk membentuk mental siswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha.

Melalui CFD, siswa juga berhadapan dengan masyarakat dari berbagai latar belakang. Kondisi tersebut menjadi kesempatan untuk belajar berkomunikasi, mempromosikan produk, melakukan transaksi dan menerima masukan langsung dari konsumen.

Di sisi lain, kegiatan tersebut turut menjadi sarana memperkenalkan potensi Bener Meriah kepada masyarakat Banda Aceh. Produk yang dibawa siswa menunjukkan bahwa hasil pertanian dan perkebunan daerah dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus memiliki daya saing pasar.

Kolaborasi antara sekolah, pemerintah, masyarakat dan dunia usaha menjadi bagian penting dalam memperkuat pendidikan vokasi. Kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung memberi ruang bagi siswa untuk menguji keterampilan sekaligus mendapatkan pengalaman nyata.

Partisipasi SMKN 1, SMKN 2 dan SMKN 5 Bener Meriah di CFD Banda Aceh diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan promosi. Momentum tersebut dapat menjadi langkah untuk memperkuat budaya kewirausahaan di sekolah dan mendorong lahirnya produk kreatif yang mampu berkembang menjadi usaha berkelanjutan.

Dari lahan pertanian dan perkebunan, siswa belajar mengenali potensi. Melalui proses produksi, mereka mengasah keterampilan. Sementara melalui pemasaran, mereka belajar menjadi wirausahawan.

Semangat tersebut diharapkan mampu mendorong pendidikan vokasi di Aceh melahirkan lulusan yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga kreatif, mandiri, inovatif dan berani menciptakan peluang.

Belajar dari potensi daerah, berkarya untuk masyarakat dan berani menciptakan peluang menjadi semangat siswa SMK Bener Meriah saat meramaikan CFD Banda Aceh.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini