Pidie – Dalam rangka memantau perkembangan harga kebutuhan pokok sekaligus mengetahui kondisi aktivitas perekonomian masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Koramil 04/Pidie Kodim 0102/Pidie, Serma Afriwan, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan harga sembilan bahan pokok (sembako) di Pasar Pidie, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial yang dilakukan oleh aparat kewilayahan untuk mengetahui secara langsung perkembangan situasi sosial ekonomi masyarakat, khususnya terkait ketersediaan dan perubahan harga berbagai kebutuhan pokok yang diperjualbelikan di pasar tradisional.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Serma Afriwan turun langsung ke Pasar Pidie untuk memantau aktivitas perdagangan sekaligus menjalin komunikasi dengan para pedagang dan masyarakat yang sedang melakukan transaksi jual beli.
Melalui pemantauan ini, Babinsa berupaya memperoleh gambaran mengenai kondisi pasar serta perkembangan harga komoditas yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Pemantauan harga sembako merupakan salah satu bentuk kepedulian aparat kewilayahan terhadap kondisi perekonomian warga. Kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, cabai, bawang, dan berbagai bahan pangan lainnya memiliki peranan penting dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Oleh karena itu, perkembangan harga serta ketersediaan komoditas tersebut perlu mendapatkan perhatian agar kondisi pasar dapat terus terpantau.
Pasar tradisional memiliki peranan penting dalam mendukung perputaran ekonomi masyarakat. Selain menjadi tempat bertemunya pedagang dan pembeli, pasar juga menjadi salah satu pusat pemenuhan kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Pidie dan sekitarnya.
Kelancaran aktivitas perdagangan serta ketersediaan barang kebutuhan pokok menjadi faktor penting dalam menunjang kehidupan masyarakat.
Melalui kegiatan monitoring tersebut, Serma Afriwan melakukan pengamatan terhadap kondisi pasar dan perkembangan harga kebutuhan pokok yang tersedia di lapak-lapak pedagang.
Komunikasi langsung dengan para pedagang juga menjadi sarana untuk mengetahui kondisi perdagangan sehari-hari, termasuk kemungkinan adanya perubahan harga maupun kendala dalam penyediaan barang kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan dapat membantu memberikan gambaran mengenai situasi pasar di wilayah Kecamatan Pidie.
Apabila ditemukan perubahan harga yang cukup signifikan atau kendala terkait ketersediaan bahan pokok, informasi tersebut dapat menjadi bahan koordinasi dan penyampaian kepada pihak terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing.
Stabilitas harga kebutuhan pokok merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap daya beli dan kesejahteraan masyarakat. Perubahan harga sejumlah komoditas dapat memengaruhi pengeluaran rumah tangga, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Oleh sebab itu, pemantauan kondisi pasar secara berkala menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui perkembangan situasi ekonomi masyarakat di tingkat wilayah.
Selain melakukan pengecekan harga, kehadiran Babinsa di pasar tradisional juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat.
Melalui pendekatan komunikasi sosial yang humanis, Babinsa dapat membangun hubungan yang baik dengan para pedagang, pembeli, dan berbagai unsur masyarakat lainnya.
Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa tidak hanya menjalankan tugas pembinaan teritorial dalam aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya mengikuti perkembangan kondisi sosial ekonomi yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat.
Kehadiran langsung di tengah aktivitas warga menjadi salah satu cara untuk mengetahui berbagai perkembangan yang terjadi di wilayah binaan secara lebih dekat.
Serma Afriwan melaksanakan kegiatan monitoring ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi antara TNI dan warga.
Dengan terjalinnya hubungan yang baik, diharapkan berbagai informasi mengenai perkembangan situasi di lingkungan masyarakat dapat diketahui dan dikoordinasikan dengan lebih efektif.
Pemantauan harga sembako juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya menjaga kelancaran aktivitas perdagangan dan menciptakan suasana pasar yang aman, tertib, serta kondusif.
Kondisi pasar yang baik akan memberikan kenyamanan bagi pedagang dalam menjalankan usahanya dan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Koramil 04/Pidie Kodim 0102/Pidie terus mendorong para Babinsa agar aktif melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.
Melalui kegiatan monitoring, komunikasi sosial, dan pemantauan kondisi wilayah, Babinsa diharapkan mampu membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya stabilitas wilayah.
Kegiatan monitoring dan pengecekan harga sembako di Pasar Pidie ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam memperoleh informasi mengenai perkembangan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.
Koordinasi dengan instansi terkait juga diperlukan apabila terdapat persoalan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, khususnya yang berkaitan dengan distribusi dan kestabilan harga bahan pangan.
Dengan dilaksanakannya pemantauan secara berkala, diharapkan perkembangan kondisi pasar dapat diketahui lebih dini sehingga berbagai perubahan yang berpotensi memengaruhi masyarakat dapat menjadi perhatian bersama.
Sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah daerah, pedagang, dan unsur terkait lainnya menjadi salah satu faktor pendukung dalam menjaga kelancaran distribusi serta ketersediaan kebutuhan pokok.
Melalui kegiatan tersebut, Koramil 04/Pidie Kodim 0102/Pidie menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, menjalin komunikasi yang baik, dan mendukung pemantauan kondisi sosial ekonomi di wilayah binaan.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat dalam rangka memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat.[]
