Pidie – Dalam rangka mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan stunting, Babinsa Koramil 12/Sakti Kodim 0102/Pidie, Sertu Marjono, bersama kader Posyandu mendampingi kegiatan demonstrasi Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang diselenggarakan oleh BKKBN Kecamatan Sakti. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Keuchik Desa Mns Blang, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Senin (5/10/2026).
Kegiatan Dashat tersebut merupakan salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi keluarga, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan anak-anak dalam masa pertumbuhan.
Melalui kegiatan demonstrasi, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pengolahan makanan sehat dan bergizi dengan memanfaatkan bahan pangan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Marjono bersama kader Posyandu turut mendampingi masyarakat selama pelaksanaan demo.
Kegiatan menghadirkan Said Azhar sebagai narasumber yang memberikan penjelasan serta praktik mengenai pengolahan makanan yang dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi keluarga.
Kegiatan berlangsung secara interaktif. Masyarakat tidak hanya mendapatkan penjelasan secara teori, tetapi juga memperoleh pemahaman melalui demonstrasi pengolahan makanan sehat.
Dengan demikian, peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menyiapkan makanan bergizi bagi anggota keluarga.
Sertu Marjono mengatakan bahwa pendampingan kegiatan Dashat merupakan salah satu bentuk dukungan Babinsa terhadap program peningkatan kesehatan masyarakat di wilayah binaan.
Menurutnya, pencegahan stunting membutuhkan perhatian dan keterlibatan bersama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, kader kesehatan, keluarga, serta masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat memperoleh pengetahuan tentang pentingnya makanan yang sehat dan bergizi bagi tumbuh kembang anak. Kami sebagai Babinsa tentu mendukung kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran keluarga terhadap pentingnya pemenuhan gizi,” ujar Sertu Marjono.
Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan keluarga dengan memperhatikan pola makan, kebersihan lingkungan, serta kebutuhan gizi anak sejak masa kehamilan hingga masa pertumbuhan.
Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Kegiatan Dashat juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Babinsa, kader Posyandu, BKKBN, pemerintah desa, serta masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Sakti.
Selain mendapatkan edukasi mengenai makanan bergizi, masyarakat juga diberikan pemahaman bahwa upaya pencegahan stunting tidak hanya dilakukan setelah anak mengalami masalah pertumbuhan, tetapi perlu dimulai sejak masa sebelum kehamilan, masa kehamilan, hingga periode awal kehidupan anak.
Perhatian terhadap asupan gizi dan kesehatan keluarga secara berkelanjutan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Babinsa Koramil 12/Sakti akan terus mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat, termasuk program kesehatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah binaan.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan teritorial melalui kerja sama dengan berbagai unsur dan komponen masyarakat.
Sementara itu, melalui kegiatan yang dilaksanakan di Desa Mns Blang tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menyediakan makanan sehat, bergizi, beragam, dan seimbang bagi keluarga.
Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga dapat mendukung terciptanya keluarga yang sehat dan tumbuh kembang anak yang optimal.
Kegiatan Dashat ini sekaligus menjadi wujud sinergi bersama dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat di Kecamatan Sakti.
Dengan adanya kerja sama antara BKKBN, pemerintah desa, kader Posyandu, Babinsa, dan masyarakat, diharapkan berbagai upaya pencegahan stunting dapat dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan demi mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.[]
