Ditjenpas Kaltim dan Lapas Nunukan Salurkan 40 Paket Sembako dan 40 Karung Beras untuk Warga

Editor: Syarkawi author photo

 


NUNUKAN – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nunukan dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) menyalurkan bantuan sosial berupa 40 paket sembako dan 40 karung beras kepada masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Nunukan, Rabu (14/10/2026).

Penyerahan bantuan berlangsung di Masjid Al-Jafar Nunukan dan disaksikan Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian jajaran Pemasyarakatan dalam membantu masyarakat sekaligus memperkuat hubungan dengan lingkungan sekitar.

Kepala Kanwil Ditjenpas Kaltim, Yan Rusmanto, mengatakan kegiatan sosial tersebut merupakan wujud nyata komitmen Pemasyarakatan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, di samping menjalankan fungsi pembinaan terhadap warga binaan.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian jajaran Pemasyarakatan terhadap masyarakat sekaligus upaya memperkuat hubungan harmonis antara institusi Pemasyarakatan dan lingkungan sekitar,” ujar Yan.

Menurutnya, bantuan sosial tersebut tidak hanya ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok warga, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama.

Penyaluran bantuan ini melibatkan jajaran Kanwil Ditjenpas Kaltim, Lapas Nunukan, dan DWP. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas Pemasyarakatan yang humanis dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Masjid Al-Jafar Nunukan yang menjadi lokasi penyerahan bantuan juga memiliki keterkaitan dengan program pembinaan Lapas Nunukan. 

Fasilitas ibadah tersebut telah direnovasi dengan melibatkan warga binaan sebagai bagian dari pembinaan keterampilan kerja sekaligus penanaman nilai kepedulian sosial.

Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam, mengapresiasi langkah Kanwil Ditjenpas Kaltim bersama Lapas Nunukan dan DWP yang telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

“Kami mengapresiasi langkah Kanwil Ditjenpas Kaltim bersama Lapas Nunukan dan DWP yang telah menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial ini. Kegiatan tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan sinergi antara pemerintah dengan masyarakat dalam membantu warga yang membutuhkan,” katanya.

Andi juga mengapresiasi keterlibatan warga binaan dalam renovasi Masjid Al-Jafar. Menurutnya, kegiatan tersebut membuktikan bahwa program pembinaan di dalam lapas dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

Ia berharap kegiatan sosial dan pembinaan yang melibatkan warga binaan terus berlanjut sehingga kehadiran institusi Pemasyarakatan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Upaya tersebut juga diharapkan sejalan dengan pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam memperkuat pembinaan warga binaan serta meningkatkan kontribusi Pemasyarakatan bagi masyarakat.[]

Sumber : Humas Kanwil Ditjenpas Kaltim

Share:
Komentar

Berita Terkini