MATARAM – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) mematangkan kesiapan pengamanan lalu lintas menjelang penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026.
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda NTB menyiapkan 50 kendaraan operasional dan 380 personel untuk memastikan mobilitas masyarakat, penonton, serta pengguna jalan umum tetap aman dan lancar selama ajang balap motor internasional tersebut berlangsung.
Direktur Lalu Lintas Polda NTB Kombes Pol. Iman Pribadi Santoso mengatakan, dari sisi sarana dan prasarana, sebanyak 50 kendaraan roda empat telah disiapkan untuk mendukung pengamanan lalu lintas.
“Dari sisi sarana dan prasarana pengamanan, sebanyak 50 unit kendaraan roda empat telah dipersiapkan,” kata Iman di Mataram, Sabtu (3/10/2026).
Dari total armada tersebut, 25 kendaraan merupakan milik Polda NTB, 10 kendaraan berasal dari dukungan polres jajaran, sedangkan 15 kendaraan lainnya merupakan dukungan dari Kakorlantas Mabes Polri.
Kesiapan armada tersebut diperkuat dengan pengerahan 350 personel Ditlantas Polda NTB. Jumlah itu mendapat tambahan 30 personel dari Kakorlantas Mabes Polri sehingga total kekuatan personel lalu lintas yang disiapkan mencapai 380 orang.
Selain menyiapkan personel dan kendaraan operasional, Ditlantas Polda NTB telah menyusun sejumlah skema pengaturan arus lalu lintas untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama rangkaian MotoGP, khususnya di sekitar kawasan Mandalika.
Skema tersebut mencakup kanalisasi arus kendaraan hingga penerapan rekayasa lalu lintas secara situasional apabila kondisi di lapangan membutuhkan.
“Kami sudah mempersiapkan beberapa alternatif tentang pengaturan arus maupun rekayasa lalu lintas jika memang situasi saat itu sangat diperlukan. Semuanya telah kami siapkan dan dalam pelaksanaannya kami berkolaborasi dengan dinas perhubungan,” ujar Iman.
Koordinasi dengan Dinas Perhubungan NTB menjadi bagian penting dalam penerapan skema tersebut. Kolaborasi lintas instansi dilakukan agar pengaturan arus kendaraan dapat disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan selama gelaran MotoGP berlangsung.
Iman menegaskan, pengamanan lalu lintas tidak hanya difokuskan pada kendaraan yang menuju kawasan sirkuit, tetapi juga untuk memastikan aktivitas masyarakat yang tetap menggunakan jalan umum dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Karena itu, kepatuhan masyarakat dan penonton terhadap pengaturan lalu lintas menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran arus kendaraan selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.
Polda NTB mengimbau masyarakat dan penonton untuk mengikuti arahan petugas serta menggunakan jalur yang telah ditentukan, khususnya di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
“Kita berharap masyarakat patuh dengan apa yang telah kita terapkan demi kelancaran arus lalu lintas, terutama di kawasan KEK Mandalika. Di sana sudah ada jalur-jalur bagi pengendara dan penonton sesuai warna gelang, maupun jalur bagi pengendara umum lainnya,” kata Iman.
Dengan dukungan 50 kendaraan operasional, 380 personel lalu lintas, serta sejumlah skema pengaturan dan rekayasa lalu lintas, Polda NTB memastikan aspek kelancaran lalu lintas menjadi salah satu fokus utama dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.
Pengamanan tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi penonton menuju kawasan sirkuit sekaligus memastikan aktivitas masyarakat dan pengguna jalan tetap berlangsung aman, tertib, dan lancar selama gelaran MotoGP.[]
