Pembangunan Jembatan Gantung Cibubukan–Serasah Capai 46,5 Persen, TNI Terus Kebebut Pengerjaan

Editor: Syarkawi author photo

 


ACEH SINGKIL – Pembangunan Jembatan Gantung yang menghubungkan Desa Cibubukan dan Desa Serasah, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, terus dikebut. Hingga Sabtu (3/10/2026), progres pembangunan jembatan perintis tersebut telah mencapai 46,50 persen.

Pembangunan jembatan ini diharapkan menjadi akses penting bagi masyarakat kedua desa, terutama untuk memperlancar mobilitas warga menuju tempat kerja, sekolah, perkebunan, maupun pusat aktivitas ekonomi dan sosial.

Dalam pengerjaannya, sebanyak 12 personel TNI bersama dua tenaga sipil terus bekerja sesuai tahapan pembangunan. Setiap pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan ketelitian dan keselamatan guna memastikan konstruksi jembatan dapat dibangun secara optimal.

Bagi warga Cibubukan dan Serasah, keberadaan jembatan tersebut dinilai sangat penting. Selama ini, keterbatasan akses penghubung menjadi salah satu kendala masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.

Seorang warga berharap pembangunan jembatan dapat segera rampung sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.

“Kami sangat berharap pembangunan jembatan ini dapat segera selesai karena sangat membantu masyarakat untuk beraktivitas dan membawa hasil kebun. Dengan adanya akses yang lebih mudah, kami tentu sangat terbantu,” ungkapnya.

Selain mempermudah mobilitas, jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di kedua desa.

Keterlibatan personel TNI bersama tenaga sipil dalam pembangunan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat di wilayah pedesaan.

Dengan progres yang telah mencapai 46,50 persen, pengerjaan Jembatan Gantung Cibubukan–Serasah diharapkan terus berjalan sesuai tahapan hingga selesai dan dapat segera dimanfaatkan warga.

Lebih dari sekadar menghubungkan dua desa, jembatan ini diharapkan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi wilayah, meningkatkan mobilitas, serta memperkuat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial antardesa.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini