KUTACANE – Personel Babinsa Kodim 0108/Aceh Tenggara (Agara) bersama masyarakat bergotong royong mengecor tiang pylon Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat (9/10/2026).
Gotong royong tersebut merupakan bagian dari upaya mempercepat pembangunan jembatan yang diharapkan dapat mempermudah akses transportasi dan menunjang aktivitas masyarakat setempat.
Babinsa Sertu Turwadi mengatakan, keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam membantu mengatasi kendala akses transportasi di wilayah pedesaan.
“Melalui gotong royong ini, kami bersama masyarakat berupaya mendukung kelancaran pembangunan Jembatan Gantung Perintis agar nantinya dapat memberikan manfaat bagi warga,” ujar Sertu Turwadi.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, termasuk untuk menuju kebun, mengangkut hasil pertanian, bekerja, serta memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ia menambahkan, keterlibatan Babinsa dalam pembangunan tersebut merupakan bagian dari Pembinaan Teritorial (Binter), yang tidak hanya berfokus pada pembinaan wilayah, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan.
Sertu Turwadi menegaskan, semangat gotong royong perlu terus dipelihara karena menjadi salah satu kekuatan dalam mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi warga dalam pembangunan desa.
Pengecoran tiang pylon menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan gantung tersebut.
Pengerjaan konstruksi harus dilakukan secara cermat dengan memperhatikan kualitas dan persyaratan teknis demi mendukung keamanan serta kelayakan jembatan saat nantinya digunakan.
Bagi masyarakat Desa Buah Pala, pembangunan jembatan ini menjadi harapan untuk memperoleh akses transportasi yang lebih mudah dan memadai.
Selain menunjang kegiatan ekonomi dan pertanian, jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta mendukung aktivitas pendidikan dan sosial.
Dengan akses penghubung yang lebih baik setelah jembatan selesai dibangun dan dinyatakan layak digunakan, masyarakat diharapkan dapat menghemat waktu perjalanan, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Salah seorang warga Desa Buah Pala menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 0108/Agara, atas dukungan dalam pembangunan jembatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak-Bapak TNI, khususnya Kodim 0108/Agara, yang telah membantu pembangunan jembatan gantung ini. Jembatan ini sangat kami butuhkan agar akses transportasi lebih mudah dan kami tidak perlu menempuh perjalanan terlalu jauh,” ungkapnya.
Ia berharap pembangunan jembatan dapat berjalan lancar hingga selesai sehingga nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat sesuai peruntukannya.
Warga juga berharap keberadaan jembatan tersebut membawa dampak positif bagi aktivitas pertanian, perekonomian, dan kehidupan sosial masyarakat.
Gotong royong antara Babinsa dan warga ini sekaligus mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.
Sinergi tersebut diharapkan terus terjaga agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala, Kodim 0108/Agara turut mendorong peningkatan akses transportasi dan konektivitas wilayah.
Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan menjadi salah satu penunjang bagi kelancaran aktivitas masyarakat serta peningkatan kesejahteraan warga Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara.[]
