Wujudkan Kepedulian terhadap Ekonomi Masyarakat, Babinsa Koramil 21/Kota Sigli, Kodim 0102/Pidie Bantu Petani Garam di Blang Paseh

Editor: Syarkawi author photo

 


Pidie – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat dan dukungan terhadap sektor usaha rakyat, Babinsa Koramil 21/Kota Sigli Kodim 0102/Pidie, Sertu Supriyono, turun langsung membantu petani garam dalam proses pengolahan dan pemasakan garam di Desa Blang Paseh, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, pada Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial yang dilakukan oleh aparat kewilayahan TNI AD dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan dukungan moral kepada warga yang bekerja di sektor usaha produktif. 

Melalui keterlibatan secara langsung dalam aktivitas masyarakat, Babinsa berupaya menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat budaya gotong royong, serta menunjukkan kepedulian terhadap mata pencaharian warga di wilayah binaannya.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Supriyono turut membantu petani garam melaksanakan proses pengolahan hingga pemasakan garam. 

Proses ini merupakan salah satu tahapan penting dalam kegiatan produksi garam yang membutuhkan ketekunan, ketelitian, dan kerja keras agar dapat menghasilkan produk yang layak dimanfaatkan maupun dipasarkan.

Usaha pengolahan garam menjadi salah satu bentuk kegiatan ekonomi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan, terutama bagi para petani yang menggantungkan penghasilan dari hasil produksi tersebut. 

Melalui usaha yang dilakukan secara berkelanjutan, petani berupaya memenuhi kebutuhan hidup keluarga sekaligus mempertahankan keberlangsungan mata pencaharian mereka.

Kehadiran Sertu Supriyono di lokasi pengolahan garam tidak hanya menjadi bentuk bantuan tenaga, tetapi juga mencerminkan kedekatan Babinsa dengan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa dituntut untuk senantiasa menjalin komunikasi yang baik dengan warga serta memahami kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah binaannya.

Melalui kegiatan tersebut, Babinsa juga menunjukkan bahwa pelaksanaan tugas teritorial tidak terbatas pada pemantauan keamanan dan ketertiban wilayah, tetapi mencakup upaya membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan. 

Kehadiran aparat TNI di tengah aktivitas warga diharapkan dapat memberikan motivasi serta menumbuhkan semangat untuk terus mengembangkan usaha yang menjadi sumber penghidupan keluarga.

Proses pengolahan dan pemasakan garam memerlukan ketekunan serta perhatian terhadap setiap tahapan pengerjaan. 

Oleh karena itu, kerja sama dan semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran aktivitas para petani. 

Dengan adanya kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat, diharapkan hubungan silaturahmi semakin erat dan nilai-nilai saling membantu terus terpelihara dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi antara aparat kewilayahan dan masyarakat, sehingga Babinsa dapat mengetahui secara langsung kondisi serta aktivitas ekonomi warga. 

Komunikasi yang terjalin dengan baik diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pembinaan teritorial sekaligus memperkuat hubungan emosional antara TNI dan rakyat.

Sektor usaha masyarakat memiliki peranan penting dalam mendukung perekonomian keluarga dan menggerakkan aktivitas ekonomi di tingkat desa. 

Para petani dan pelaku usaha kecil membutuhkan ketekunan serta semangat untuk mempertahankan produktivitas di tengah berbagai tantangan dalam menjalankan kegiatan usaha. 

Oleh karena itu, kepedulian dan dukungan dari berbagai pihak menjadi salah satu unsur yang dapat mendorong tumbuhnya semangat masyarakat dalam mengembangkan mata pencaharian mereka.

Koramil 21/Kota Sigli Kodim 0102/Pidie melalui para Babinsa terus berupaya menjalin kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan pembinaan teritorial dan partisipasi dalam berbagai aktivitas positif di wilayah binaan. 

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, membangun kebersamaan, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kegiatan membantu petani garam di Desa Blang Paseh ini juga mencerminkan pentingnya semangat gotong royong sebagai salah satu nilai luhur bangsa Indonesia. 

Dengan mengedepankan kebersamaan dan kepedulian sosial, hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat diharapkan semakin kuat, sehingga tercipta lingkungan sosial yang harmonis dan saling mendukung.

Melalui kegiatan tersebut, Sertu Supriyono berharap para petani garam tetap bersemangat dalam menjalankan usaha dan mempertahankan produktivitas mereka. 

Dukungan yang diberikan diharapkan dapat mempererat hubungan silaturahmi sekaligus menumbuhkan keyakinan bahwa masyarakat tidak berjalan sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan sehari-hari.

Kehadiran Babinsa dalam aktivitas pengolahan garam juga menjadi bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam membangun kedekatan melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan warga. 

Hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat merupakan modal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kewilayahan serta menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan semangat kerja keras, gotong royong, dan kepedulian sosial masyarakat Desa Blang Paseh semakin meningkat. 

Selain itu, kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan dan mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie.

Melalui kegiatan pendampingan dan bantuan langsung kepada petani garam, Koramil 21/Kota Sigli Kodim 0102/Pidie menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta mendukung semangat masyarakat dalam menjalankan kegiatan ekonomi produktif di wilayah binaan.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini