Kasus Baru Covid-19 Nasional 36.197 Orang, Aceh 67 Orang

Editor: Syarkawi author photo
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani



Banda AcehKasus harian terkonfirmasi baru Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) secara nasional mencapai 36.197 orang. Enam daerah yang melaporkan di atas seribu kasus hari ini meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, dan Kalimantan Timur. Sementara Aceh melaporkan 67 kasus baru harian pada hari Minggu (11/7/2021).

“Meski kasus harian di Aceh terbilang masih rendah namun tidak ada jaminan tidak mendadak melonjak lagi,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Minggu (11/7/2021).

Pria yang akrab disapa SAG itu menuturkan, yang bisa menjamin kasus positif baru di Aceh tetap rendah dan semakin rendah adalah ikhtiar bersama seluruh lapisan masyarakat dan doa kepada Allah SWT. Tetapi sayangnya, tidak semua orang mau berikhtiar demi keamanan bersama dari kemungkinan terpapar virus corona, sambungnya.

Jubir SAG mengaku baru saja berkeliling Kota Banda Aceh dan Aceh Besar karena diajak seorang wartawan untuk memantau kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan. Sang wartawan tertarik memantau situasi karena Kota Banda Aceh sedang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Level 4 dan Aceh Besar PPKM Mikro.

Hasil pantauan sporadis itu menemukan masih banyak masyarakat yang tidak memakai masker dan juga kurang memperhatikan jarak.

“Bahkan ada anggota masyarakat yang senyum-senyum simpul melihat kami memakai masker,” tutur SAG.

Menurut SAG fenomena tersebut dapat dipahami karena masih banyak masyarakat di gampong-gampong yang belum teredukasi dengan baik. Informasi virus corona, Covid-19, vaksinasi, dan protokol kesehatan, pasti sering mereka dengar dan baca di media massa. Tetapi, informasi tersebut belum merasuk ke dalam batinnya atau alam bawah sadarnya.

Salah satu strategi menyusupkan informasi baru ke alam bawah sadar seseorang melalui pengulangan-pengulangan (repetisi) secara terus-menerus, dan jumlah informasi yang benar tentang hal ikhwal Covid-19 yang benar mesti lebih banyak dari khabar hoax yang diterima melalui media sosial atau melalui orang-orang di sekitarnya.

Karena itu, lanjut SAG, setiap anggota masyarakat yang sudah tercerahkan tentang virus corona, Covid-19, dan vaksinasi, memiliki kewajiban moral untuk “mendakwahkan” kepada yang lain demi keselamatan bersama. Sebab, bila ada satu orang saja yang mengabaikan protokol kesehatan akan mengancam keselamatan orang lain dalam satu gampong.

Menurut SAG lagi, demi keselamatan bersama semua harus terlibat, melibatkan diri, dan berpartisipasi aktif mendukung upaya pemutusan rantai penularan virus corona. Petugas kesehatan yang melakukan tracing kontak erat harus mendapat dukungan masyarakat.

Selain itu, semua pihak dan semua lapisan masyarakat mesti sadar bahwa Covid-19 belum ditemukan obat, dan obat yang dipercaya paling mujarab saat ini adalah protokol kesehatan, dan vaksinasi Covid-19.

“Dengan ada pemahaman bersama, berikhtiar bersama, dan terus berdoa kepada Allah SWT, Insya Allah pandemi Covid-19 tidak lagi melonjak, seperti yang sedang melanda daerah Jawa dan Bali saat ini,” ujar SAG.

*Kasus akumulatif*

Lebih lanjut SAG melaporkan kasus akumulatif Covid-19 di Aceh, per 11 Juli 2021, yang telah mencapai 20.335 orang. Pasien yang sedang dirawat 3.918 orang. Para penyintas Covid-19, (penderita yang sembuh) sebanyak 15.552 orang. Sedangkan kasus meninggal dunia secara akumulatif sudah mencapai 865 orang.

Data pandemi Covid-19 di atas sudah termasuk kasus positif baru harian yang dilaporkan bertambah lagi sebanyak 67 orang, pasien yang sembuh 43 orang, dan penderita meninggal dunia bertambah lagi sebanyak dua orang.

Penderita baru sebanyak 67 orang tersebut, meliputi warga Aceh Barat sebanyak 17 orang, Aceh Tengah 12 orang, warga Pidie, Aceh Besar, dan Banda Aceh, sama-sama lima orang. Kemudian warga Bireuen dan Nagan Raya masing-masing empat orang.

Selanjutnya warga Sabang sebanyak tiga orang, Aceh Tamiang dua orang, warga Lhokseumawe, Aceh Utara, dan Aceh Selatan sama-sama satu orang. Sedangkan tujuh orang lainnya merupakan warga dari luar daerah.

Sementara itu, pasien Covid-19 yang sembuh sebanyak 43 orang, meliputi warga Banda Aceh mencapai 34 orang, Lhokseumawe sebanyak empat orang, dan satu lagi warga Aceh Utara.

“Pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia bertambah lagi dua orang,” katanya.

Kasus meninggal terbaru dua orang tersebut, satu warga Kota Banda Aceh dan satu lagi warga Kabupaten Simeulue.

Lebih lanjut SAG memaparkan data akumulatif kasus probable, yakni sebanyak 868 orang, meliputi 744 orang selesai isolasi, 48 orang isolasi di rumah sakit, dan 76 orang meninggal dunia. Kasus probable yakni kasus yang gejala klinisnya menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19, jelasnya.

Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 9.567 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.399 orang, sedang isolasi di rumah 145 orang, dan 23 orang sedang diisolasi di rumah sakit, tutupnya.[*]
Share:
Komentar

Berita Terkini