Pidie – Sebagai bentuk nyata kepedulian TNI terhadap pembangunan di wilayah binaan, Babinsa Koramil 07/Simpang Tiga Kodim 0102/Pidie, Serda Saifullah, melaksanakan kegiatan karya bakti membantu pengerjaan lanjutan pembangunan menasah (mushalla) bersama masyarakat di Desa Pante, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, Jumat (1/8/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa yang tidak hanya difokuskan pada aspek pertahanan dan keamanan semata, namun juga turut serta dalam mendukung pembangunan sarana ibadah dan meningkatkan kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
Serda Saifullah mengatakan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan pembangunan menasah ini adalah bentuk partisipasi aktif TNI dalam membantu masyarakat serta wujud sinergi antara TNI dan rakyat.
“Sebagai aparat kewilayahan, sudah menjadi bagian dari tugas kami untuk terus hadir dan berkontribusi di tengah masyarakat, termasuk dalam kegiatan pembangunan seperti ini. Kehadiran kami diharapkan bisa memotivasi warga untuk terus bergotong royong membangun fasilitas umum, khususnya tempat ibadah yang sangat dibutuhkan oleh warga,” ungkap Serda Saifullah di sela kegiatan.
Masyarakat Desa Pante menyambut baik keterlibatan Babinsa dalam pembangunan menasah tersebut.
Mereka merasa terbantu dan semakin termotivasi untuk bersama-sama menyelesaikan pembangunan agar dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan ibadah dan keagamaan lainnya.
Sementara itu, Danramil 07/Simpang Tiga, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh Babinsa jajarannya yang terus aktif mendampingi dan membantu masyarakat di wilayah binaan masing-masing.
“Kegiatan karya bakti seperti ini sangat positif dalam mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kita berharap kehadiran Babinsa selalu memberi dampak baik bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa-desa,” tutur Danramil.
Melalui kegiatan seperti ini, TNI terus menunjukkan eksistensinya sebagai garda terdepan dalam membantu kesulitan rakyat dan menjaga keharmonisan hubungan dengan masyarakat di wilayah binaan.
Karya bakti ini juga menjadi sarana efektif dalam memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi bagian dari kearifan lokal bangsa Indonesia.[]