Bupati dan Wabup Aceh Utara Inisiasi Uji Kompetensi Baca Al-Qur’an bagi Seluruh Kepala Sekolah

Editor: Syarkawi author photo

 


Aceh Utara — Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, SE., MM, bersama Wakil Bupati Tarmizi Panyang, S.I.Kom, menginisiasi Uji Kompetensi Baca Al-Qur’an bagi seluruh kepala sekolah di Aceh Utara. Program ini digagas sebagai upaya mempercepat implementasi Syariat Islam di bidang pendidikan.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Utara, Sabtu, 19 Juli 2025, dan diikuti oleh kepala sekolah dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) Pembina, Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tarmizi Panyang yang mewakili Bupati, menyampaikan bahwa uji kompetensi ini merupakan bagian dari realisasi visi-misi “Aceh Utara Bangkit” yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

“Tes baca Al-Qur’an ini adalah yang pertama kali digelar di Aceh Utara, bahkan di Aceh. Ini penting untuk mengetahui sejauh mana kemampuan kepala sekolah dalam membaca Al-Qur’an, agar kita tahu siapa yang sudah mampu dan siapa yang masih perlu pembinaan,” ujar Tarmizi.

Ia menegaskan bahwa uji kompetensi ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi indikator integritas dan kapasitas kepala sekolah sebagai teladan dalam pengamalan nilai-nilai Islam di dunia pendidikan.

“Ini juga sejalan dengan program tahfiz yang sudah kita luncurkan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara sebelumnya,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Utara, H. Jamaluddin, S.Sos., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyebutkan, uji kompetensi ini diikuti oleh 559 kepala sekolah, terdiri dari 366 kepala SD, 148 kepala SMP, dan 45 kepala TK Pembina. Peserta dibagi menjadi 22 grup, yakni 17 grup K3S SD/TK dan 5 grup MKKS SMP.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program Tahfidz Al-Qur’an yang telah dicanangkan oleh Bupati sejak 24 April 2025 lalu di SMP Negeri 1 Syamtalira Bayu. Dalam program itu, siswa SD ditargetkan hafal juz 30, sedangkan siswa SMP hafal juz 29 dan 30,” kata Jamaluddin.

Ia menambahkan, hasil uji kompetensi ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam penugasan tambahan guru sebagai kepala sekolah. Hasilnya juga akan dilaporkan langsung kepada Bupati Aceh Utara.

Jamaluddin turut mengapresiasi Dinas Syariat Islam Aceh Utara yang menghadirkan tim penguji berkompeten. “Kami bahkan berkoordinasi hingga tengah malam dengan tim penguji untuk memastikan kegiatan ini berjalan lancar,” ujarnya.

Tiga aspek utama yang menjadi indikator penilaian dalam uji kompetensi ini adalah fasahah (kelancaran membaca), tajwid (ketepatan dalam kaidah membaca), dan adab (etika serta sikap saat membaca Al-Qur’an).

“Kami berharap penilaian dilakukan secara objektif dan profesional karena hal ini mencerminkan kualitas religiusitas dan kepemimpinan para kepala sekolah,” tegas Jamaluddin.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk mengimplementasikan Syariat Islam di sektor pendidikan, sebagaimana amanat MoU Helsinki dan Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA).

Di akhir sambutannya, Jamaluddin berharap para kepala sekolah menjadi motivator sekaligus inovator dalam meningkatkan mutu pendidikan berbasis nilai-nilai Islam di Aceh Utara.

“Insyaallah kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari. Saya harap para kepala sekolah mengikuti dengan serius dan menjadikannya sebagai momentum untuk memperkuat integritas kita sebagai pendidik sekaligus hamba Allah SWT yang mencintai Al-Qur’an,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut disaksikan oleh sejumlah pejabat daerah, seperti Sekda Aceh Utara, para Asisten Setdakab, Ketua MPU Aceh Utara Abu Manan, Kepala Dinas Syariat Islam, Kepala Disdik Dayah, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, serta para pengawas, penilik, dan perwakilan dari K3S serta MKKS.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini