Pidie — Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta membantu petani dalam menjaga kestabilan harga hasil panen, Babinsa Koramil 06/Peukan Baro Kodim 0102/Pidie, Serda Effendi, bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian Kecamatan Peukan Baro, melaksanakan kegiatan pendampingan penyerapan gabah hasil panen petani di Desa Guci Rumpong, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, Sabtu pagi (2/8/2025).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata TNI AD, khususnya melalui Babinsa, terhadap kesejahteraan para petani di wilayah binaan.
Pendampingan penyerapan gabah tidak hanya bertujuan untuk memastikan hasil panen terserap dengan baik, tetapi juga untuk menjembatani kepentingan petani dengan pihak-pihak yang membutuhkan, seperti Bulog maupun lembaga penampung gabah lainnya.
Serda Effendi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan instansi pemerintah bidang pertanian dalam membantu meningkatkan kesejahteraan petani.
Ia menuturkan bahwa selain mendampingi proses penyerapan gabah, Babinsa juga berperan dalam memberikan motivasi serta memastikan proses berjalan lancar dan adil.
“Kami hadir di tengah-tengah petani untuk memberikan rasa aman dan membantu memastikan bahwa gabah mereka dapat terserap dengan harga yang wajar. Dengan adanya penyerapan langsung ini, petani tidak lagi khawatir akan jatuhnya harga hasil panen di pasaran,” ujar Serda Effendi.
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam program pendampingan pertanian merupakan bagian dari peran Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta meningkatkan perekonomian masyarakat di pedesaan.
Dengan adanya kerja sama yang baik antara Babinsa, PPL, dan petani, diharapkan hasil pertanian dapat dimaksimalkan dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat tani.
Pihak PPL Pertanian Kecamatan Peukan Baro juga mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini.
Mereka menyampaikan bahwa kehadiran TNI di lapangan turut meningkatkan semangat para petani dan mempercepat proses koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Sementara itu, para petani di Desa Guci Rumpong menyambut baik pendampingan tersebut.
Mereka merasa terbantu karena mendapatkan kepastian dalam penyerapan hasil panen serta perlindungan terhadap kemungkinan permainan harga dari tengkulak.
Danramil 06/Peukan Baro, dalam keterangannya terpisah, menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama di masa panen, guna memastikan hasil kerja keras para petani tidak sia-sia dan berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga mereka.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kemitraan antara TNI dan masyarakat, khususnya petani, semakin erat dan solid dalam membangun ketahanan pangan yang kuat serta kemandirian ekonomi di wilayah pedesaan.[]
