Pidie – Dalam rangka memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat dan menjaga sinergitas dengan warga binaan, Babinsa Koramil 08/Kembang Tanjong Kodim 0102/Pidie, Serka Suryadi, melaksanakan kegiatan pengecekan harga sembako di Desa Tanjong, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, pada Minggu (3/8/2025).
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AD terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di wilayah binaan. Dengan turun langsung ke lapangan, Babinsa dapat memantau fluktuasi harga barang kebutuhan pokok, sekaligus berinteraksi langsung dengan pedagang dan pembeli guna mengetahui kondisi pasar secara aktual.
Dalam keterangannya, Serka Suryadi menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan harga sembako ini bertujuan untuk memperoleh data riil terkait ketersediaan dan harga bahan pangan pokok di pasar, seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan kebutuhan pokok lainnya.
"Sebagai aparat kewilayahan, kami tidak hanya fokus pada aspek pertahanan semata, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat. Dengan melakukan pemantauan harga sembako secara langsung, kami bisa mengetahui situasi ekonomi di tingkat bawah dan menyampaikannya kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan koordinasi lebih lanjut," ujar Serka Suryadi.
Dari hasil pengecekan di lapangan, didapati bahwa harga kebutuhan pokok di Pasar Desa Tanjong masih relatif stabil dan dalam batas kewajaran.
Meski demikian, beberapa pedagang mengungkapkan adanya sedikit kenaikan harga pada beberapa komoditas akibat faktor distribusi dan cuaca.
Selain melakukan pengecekan harga, Babinsa juga menyampaikan imbauan kepada para pedagang untuk tidak melakukan penimbunan barang serta tetap menjaga kejujuran dalam berdagang agar tercipta suasana pasar yang kondusif dan menguntungkan semua pihak.
Warga dan para pedagang di pasar menyambut positif kehadiran Babinsa yang secara rutin turun ke lapangan untuk melihat kondisi pasar. Salah seorang pedagang sembako menyampaikan apresiasinya kepada TNI, khususnya Babinsa, yang peduli terhadap situasi ekonomi masyarakat kecil.
"Kami merasa senang dan terbantu dengan adanya Babinsa yang turun langsung. Ini menambah rasa aman bagi kami dan menunjukkan bahwa pemerintah, melalui TNI, hadir bersama kami di tengah kondisi ekonomi yang kadang tidak menentu," ujar Ibu Nur, salah satu pedagang setempat.
Danramil 08/Kembang Tanjong, saat dikonfirmasi secara terpisah menjelaskan bahwa pengecekan harga sembako oleh Babinsa merupakan bagian dari tugas kewilayahan yang bersifat pembinaan teritorial, dengan tujuan membantu menciptakan stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Kami menginstruksikan kepada seluruh Babinsa untuk aktif memantau perkembangan situasi di wilayah binaan masing-masing, termasuk kondisi pasar tradisional. Hal ini penting agar setiap gejolak di masyarakat bisa segera dideteksi dan dikoordinasikan untuk langkah selanjutnya,” jelas Danramil.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat, serta mampu menciptakan suasana wilayah yang aman, tenteram, dan sejahtera.[]
