Babinsa Koramil 12/Sakti, Kodim 0102/Pidie Bersama PPL BPP Kec. Sakti Laksanakan Monitoring Panen Padi di Gampong Paloh Jeureula

Editor: Syarkawi author photo

 


Pidie – Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional dan percepatan target Serapan Gabah (Sergab), Babinsa Koramil 12/Sakti Kodim 0102/Pidie, Sertu Sumarno, bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sakti, saudara Rusdi, SP, melaksanakan kegiatan monitoring dan pemantauan langsung proses panen padi di area persawahan milik warga di Gampong Paloh Jeureula, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Selasa (5/8/2025).

Monitoring dilakukan di lahan seluas kurang lebih 1 hektare milik petani atas nama Rusli (56 tahun), yang merupakan bagian dari total luas lahan sawah di gampong tersebut yang mencapai 30,36 hektare. Hasil panen pada hari itu mencapai rata-rata 5,5 ton per hektare.

Babinsa Sertu Sumarno menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Pembinaan Teritorial (Binter) yang dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Komando Atas.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, petani, dan penyuluh pertanian untuk memastikan produktivitas pertanian tetap terjaga, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan.

Dari hasil monitoring di lapangan, didapati bahwa hasil panen padi pada musim tanam tahun 2025 ini belum mencapai hasil maksimal. 

Faktor utama yang memengaruhi rendahnya produktivitas adalah minimnya pasokan air irigasi dan kondisi cuaca yang tidak stabil, terutama hujan yang turun tidak menentu, sehingga berdampak pada proses pengisian bulir padi yang kurang optimal.

“Rata-rata hasil panen kali ini hanya sekitar 5,5 ton per hektare, lebih rendah dibandingkan potensi maksimal yang bisa mencapai 6–7 ton per hektare,” ujar Rusdi, SP, selaku PPL setempat.

Meski demikian, harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani tahun ini cukup menggembirakan, yakni sebesar Rp 8.000 per kilogram, yang memberikan harapan bagi para petani untuk tetap semangat melanjutkan aktivitas pertaniannya.

Dari total 30,36 hektare lahan persawahan di Gampong Paloh Jeureula, baru 1 hektare yang telah dipanen, sementara sisanya sebanyak 29,36 hektare masih menunggu masa panen yang akan dilakukan secara bertahap.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Danramil 12/Sakti, Kapten Inf Yunus Emha, S.Pd., S.H., yang menyatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani bukan hanya untuk memberikan motivasi, tetapi juga memastikan bahwa setiap program pemerintah yang berkaitan dengan peningkatan hasil pertanian dapat berjalan dengan baik.

“Koramil 12/Sakti akan terus mendampingi dan memonitor kegiatan pertanian di wilayah binaan, termasuk memberikan bantuan solusi jika terjadi kendala teknis di lapangan,” ujar Danramil.

Dengan adanya keterlibatan aktif dari Babinsa, diharapkan para petani lebih termotivasi dalam mengelola lahan pertaniannya secara optimal guna mendukung ketersediaan pangan yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Pidie.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini