Sigli – Sebagai wujud nyata kepedulian TNI terhadap lingkungan dan masyarakat, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 21/Kota Sigli Kodim 0102/Pidie, Kopda Zulfadli, melaksanakan kegiatan Karya Bakti (Karbak) bersama warga di desa binaannya, yakni Desa Gampong Asan, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie. Senin (4/8/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD melalui Koramil 21/Kota Sigli untuk terus menjalin kemanunggalan TNI dan rakyat, serta memberikan kontribusi positif dalam menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan mempererat hubungan sosial di tengah-tengah warga binaan.
Dalam kegiatan Karya Bakti tersebut, Babinsa bersama warga bergotong royong membersihkan lingkungan desa, seperti parit, jalan desa, dan area sekitar fasilitas umum.
Selain membersihkan, kegiatan juga diisi dengan ajakan Babinsa untuk terus menjaga budaya gotong royong sebagai ciri khas masyarakat Indonesia yang sarat dengan nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas.
Kopda Zulfadli menyampaikan bahwa kegiatan Karya Bakti ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat.
“Kami berharap dengan kegiatan ini, rasa kebersamaan dan kepedulian sosial warga semakin tumbuh. TNI selalu hadir bersama rakyat dalam berbagai kondisi, baik dalam menjaga keamanan maupun mendorong pembangunan di desa,” ujar Kopda Zulfadli di sela-sela kegiatan.
Sementara itu, Keuchik Gampong Asan menyambut baik dan mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran Babinsa memberikan semangat tersendiri bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian TNI, khususnya Babinsa yang selama ini selalu aktif membantu berbagai kegiatan di desa. Kehadiran beliau menjadi contoh nyata dalam membangun semangat gotong royong,” tuturnya.
Melalui kegiatan seperti ini, Koramil 21/Kota Sigli terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembinaan teritorial, di mana Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial senantiasa hadir dan menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat.[]
