Pidie – Dalam rangka mempererat hubungan kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Koramil 25/Glumpang Baro Kodim 0102/Pidie, Sertu Amrizal, melaksanakan kegiatan anjangsana dan komunikasi sosial (komsos) bersama masyarakat pengrajin parang di Desa Unoe Bungkok, Kecamatan Glumpang Baro, Kabupaten Pidie, pada Senin (4/8/2025).
Kegiatan anjangsana tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat binaan, khususnya para pelaku usaha tradisional seperti pengrajin parang.
Dalam kesempatan itu, Sertu Amrizal turut berdialog langsung dengan para pengrajin untuk mendengar secara langsung aspirasi dan kendala yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha. Ia juga memberikan motivasi agar masyarakat terus mempertahankan dan mengembangkan usaha pembuatan parang sebagai salah satu warisan kearifan lokal yang memiliki nilai ekonomi.
“Kami hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai bentuk nyata kepedulian TNI terhadap perkembangan dan kemajuan ekonomi rakyat, termasuk para pengrajin yang telah menjaga kearifan lokal melalui karya-karyanya,” ungkap Sertu Amrizal.
Menurutnya, dengan menjalin komunikasi yang baik, diharapkan tercipta sinergitas antara TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan di wilayah, termasuk dalam sektor ekonomi kreatif dan usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari para pengrajin. Salah seorang pengrajin menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kehadiran Babinsa yang selalu memberikan dukungan serta semangat kepada mereka.
Komandan Koramil 25/Glp. Baro, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan anjangsana Babinsa seperti ini merupakan upaya nyata TNI AD dalam memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat, serta untuk mengetahui situasi dan kondisi terkini di lapangan secara langsung.
“Kami berharap melalui komunikasi yang terus terjalin, Babinsa dapat menjadi solusi atas berbagai persoalan di masyarakat dan hadir sebagai mitra dalam pembangunan desa,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong dan kerja sama antara TNI dan masyarakat semakin erat dalam mewujudkan desa yang mandiri, produktif, dan sejahtera.[]
