LHOKSUKON — Pembersihan fasilitas pendidikan pascabencana banjir di wilayah Kabupaten Aceh Utara kembali dilanjutkan oleh personel BKO Brimob Polda Banten pada Senin, 12 Januari 2026.
Kegiatan ini dilakukan meskipun proses pembersihan di sejumlah lokasi belum sepenuhnya rampung.
Pada hari ini, personel BKO Brimob Polda Banten melaksanakan pembersihan di dua lokasi, yakni SD Negeri 6 Tanah Jambo Aye, Kecamatan Tanah Jambo Aye, serta Dayah Babul Huda di Gampong Meunasah Alue Ie Puteh, Kecamatan Baktiya.
Di SD Negeri 6 Tanah Jambo Aye, personel Brimob membersihkan area sekolah yang masih dipenuhi lumpur dan material sisa banjir, terutama di bagian halaman sekolah. Sementara di Dayah Babul Huda, kegiatan difokuskan pada pembersihan lanjutan saluran air serta pembuatan jalan setapak menggunakan batu dan pasir guna mendukung aktivitas para santri.
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kasi Humas Polres Aceh Utara AKP Bambang mengatakan, kegiatan pembersihan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Pembersihan hari ini kembali dilanjutkan di SD Negeri 6 Tanah Jambo Aye dan Dayah Babul Huda. Meski belum sepenuhnya tuntas, personel BKO Brimob Polda Banten terus bekerja untuk membersihkan area yang masih terdampak lumpur sisa banjir,” kata AKP Bambang.
Menurut dia, pembersihan fasilitas pendidikan dan lingkungan dayah menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan aktivitas belajar mengajar serta kehidupan para santri.
Melalui kegiatan pembersihan yang dilakukan secara berkelanjutan ini, Polres Aceh Utara bersama personel BKO Brimob Polda Banten terus membantu percepatan pemulihan fasilitas umum dan sarana pendidikan pascabencana banjir di wilayah Aceh Utara.[]
