ACEH UTARA — Dusun Bidari, Desa Leubuk Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, mulai kembali terang setelah panel surya berdaya 1.300 watt dipasang pada Sabtu sore, 10 Januari 2026. Selama lebih dari 40 hari sebelumnya, dusun ini hidup tanpa pasokan listrik pascabencana.
Pemasangan panel surya tersebut dilakukan oleh Tim Ayo Rescue Sumatera (ARUS) sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak bencana di Aceh Utara.
Koordinator ARUS, Zulham Purba, mengatakan energi listrik dari panel surya itu dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas sehari-hari.
“Listrik ini bisa digunakan untuk mengaji, salat, dan kegiatan warga lainnya,” kata Zulham.
Menurut dia, donasi panel surya berasal dari masyarakat di Medan dan disalurkan melalui Tim ARUS. Saat ini tersedia tiga unit panel surya yang akan dipasang secara bertahap, termasuk ke desa-desa sekitar yang juga belum teraliri listrik.
Ia menambahkan, sasaran utama bantuan tersebut adalah wilayah paling ujung dan paling terdampak bencana.
“Panel surya lainnya akan kami pasang dalam waktu dekat, insyaallah,” ujarnya.
Proses pemasangan panel surya dilakukan bersama warga setempat. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal pengerjaan hingga panel surya berfungsi.
“Harapan kami kepada pemerintah, desa ini segera dipulihkan. Kami hanya bisa membantu sebatas kemampuan,” kata Zulham.
Kepala Dusun Bidari, Rudi Supratman, mengakui hingga kini aliran listrik dari pemerintah belum masuk ke wilayahnya. Ia menduga jaringan listrik masih dalam tahap perbaikan akibat banyak tiang yang rusak. Meski demikian, Rudi bersyukur dusunnya kini memiliki penerangan alternatif.
“Alhamdulillah, panel surya ini sangat membantu. Anak-anak bisa mengaji, kegiatan wirid yasin berjalan, dan ibadah lainnya bisa dilakukan,” katanya.
Sementara itu, salah seorang warga, Syaiful Anshori, berharap pemerintah dapat mempercepat pemulihan penerangan di Dusun Bidari. Ia menyebut program bantuan genset pemerintah belum menjangkau wilayahnya.
“Kalau listrik belum bisa segera masuk, setidaknya genset bisa disalurkan ke dusun kami,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Ipda Irvan yang dikenal sebagai Polisi Peduli Aceh Utara turut terlibat dalam pendistribusian bantuan kepada warga terdampak bencana.[]
