Aceh Utara — Anak-anak selalu menjadi perhatian serius Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Muzakir, setiap kali mengunjungi lokasi pengungsian korban bencana.
Melalui kegiatan Peulale Aneuk Miet atau menenangkan anak, istri Gubernur Aceh yang akrab disapa Kak Na itu secara konsisten melakukan trauma healing untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak terdampak bencana.
Hal tersebut kembali dilakukan saat Kak Na bersama Ketua TP PKK Aceh Utara, Musliana Ismail A. Jalil, mengunjungi Dusun Pasi, Gampong Keude Bungkaih, Kecamatan Muara Batu, Senin (12/1).
“Kami datang untuk Peulale Aneuk Miet, karena anak-anak merupakan kelompok paling rentan terdampak bencana. Meski terlihat baik-baik saja, kondisi psikis mereka tentu tidak normal karena mereka melihat dan merasakan langsung kejadian bencana,” ujar Kak Na.
Menurut dia, upaya trauma healing tidak selalu harus dilakukan dengan cara yang rumit. Perhatian sederhana seperti memberikan susu dan biskuit, mengajak anak-anak bermain, mengikuti sayembara ringan, membaca ayat-ayat pendek, hingga bershalawat bersama, dapat membantu mengembalikan rasa aman dan keceriaan mereka.
“Anak-anak sangat senang dengan hal-hal sederhana. Buah tangan kecil, ajakan bermain, dan kebersamaan akan membuat mereka merasa diperhatikan, membangun kembali kepercayaan diri, serta semangat kebersamaan di tengah kondisi sulit,” kata Kak Na.
Sementara itu, Geuchik Gampong Keude Bungkaih, Ahmad, menjelaskan bahwa dampak banjir di wilayahnya cukup parah.
Sebanyak 227 rumah warga mengalami kerusakan ringan, sedang, hingga berat, bahkan sebagian hilang tersapu arus banjir bandang. Beberapa tapak rumah warga juga lenyap akibat terjangan air.
Menurut Ahmad, selain banjir bandang, gampong tersebut juga terdampak abrasi laut. Gelombang besar yang terjadi bersamaan dengan banjir menyebabkan daratan di Keude Bungkaih terus terkikis.
“Lebih dari 100 meter daratan telah berubah menjadi lautan akibat abrasi dan banjir bandang,” ujarnya.
Selain ke Gampong Keude Bungkaih, Kak Na bersama Ketua TP PKK Aceh Utara juga mengunjungi Posko Pengungsian di Dusun Ujong Pusong, Gampong Lancang Barat, Kecamatan Dewantara. Dalam kunjungan tersebut, Kak Na turut membawa tenaga medis dari Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (Perki) Aceh untuk memberikan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan bagi warga di dua lokasi pengungsian.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya TP PKK Aceh dalam mendampingi masyarakat terdampak bencana, khususnya anak-anak, agar dapat pulih secara fisik dan psikologis serta kembali menatap hari esok dengan lebih tenang dan penuh harapan.[]
