Aceh Tamiang — Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., meninjau pembangunan fasilitas sanitasi dan air bersih di Dayah Zawiyah Babussalam, Desa Geulanggang Meurak, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (14/1/2026).
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari program TNI AD Manunggal Air sekaligus upaya pemulihan pascabanjir yang sebelumnya melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tamiang.
Fasilitas yang dibangun meliputi tiga unit kamar mandi, tiga unit toilet, serta satu unit sumur bor air bersih dengan kapasitas tampung hingga 5.000 liter.
Pembangunan sarana air bersih dan sanitasi ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar para santri Dayah Zawiyah Babussalam serta masyarakat sekitar yang terdampak bencana banjir, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas belajar dan kehidupan sehari-hari di lingkungan dayah.
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam IM didampingi sejumlah pejabat utama Kodam Iskandar Muda dan unsur kewilayahan, di antaranya Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran, Danbrigif 025/Siwah Letkol Inf Dr. Dimar Bahtera, S.Sos., M.A.P., Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, S.Sos., M.M., para Asisten Kasdam IM, serta Danramil 06/Manyak Payed Kapten Inf Erwinsyah.
Kehadiran rombongan disambut Datok Penghulu Desa Geulanggang Meurak Tengku Sa’id Hidayatullah, pimpinan Dayah Zawiyah Babussalam Ummi Syarifah Asma, tokoh masyarakat, para santri, serta warga setempat.
Datok Penghulu Tengku Sa’id Hidayatullah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian dan bantuan TNI kepada masyarakat pascabanjir.
Menurutnya, fasilitas air bersih dan sanitasi tersebut sangat dibutuhkan, terutama bagi para santri dan warga sekitar.
“Pasca banjir, air bersih dan sanitasi menjadi kebutuhan utama. Bantuan ini sangat membantu masyarakat dan santri dayah. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pangdam Iskandar Muda dan seluruh jajaran TNI atas kepeduliannya,” ujarnya.
Sementara itu, Pangdam Iskandar Muda menegaskan bahwa pembangunan fasilitas MCK dan sumur bor tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat dalam masa pemulihan pascabencana.
“TNI tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga hadir membantu rakyat dalam mengatasi kesulitan dan memenuhi kebutuhan dasar. Inilah komitmen kami: TNI hadir untuk rakyat,” tegas Pangdam.
Ia berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik agar memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dayah dan masyarakat sekitar.
Kunjungan kerja Pangdam IM di Dayah Zawiyah Babussalam ditutup dengan peninjauan langsung fasilitas sumur bor dan sanitasi serta dialog bersama pengurus dayah, santri, dan warga, sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pemulihan pascabencana.[]
