Bener Meriah — TNI bersama Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) dan Tim Kesehatan TNI melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan kemanusiaan, pelayanan kesehatan, serta trauma healing bagi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Desa Rusip, Kecamatan Syah Utama, Kabupaten Bener Meriah, Selasa (13/1/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Koramil 01/Bandar Kodim 0119/Bener Meriah sebagai bagian dari upaya membantu pemulihan fisik dan psikologis masyarakat pascabencana. Kehadiran TNI, Persit, dan tenaga kesehatan di lokasi terdampak menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pendampingan kepada masyarakat di masa sulit.
Dalam kegiatan ini, personel Koramil 01/Bandar menyalurkan bantuan kebutuhan pokok berupa sembako kepada warga terdampak. Selain itu, Tim Kesehatan TNI memberikan pelayanan kesehatan gratis, meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan ringan, serta konsultasi kesehatan bagi masyarakat yang mengalami keluhan pascabencana.
Tidak hanya fokus pada pemulihan fisik, kegiatan trauma healing juga digelar untuk membantu mengurangi beban psikologis warga, terutama anak-anak dan lanjut usia, akibat bencana yang mereka alami. Melalui pendekatan humanis dan interaksi langsung, diharapkan masyarakat dapat kembali merasa tenang dan percaya diri untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari.
Danramil 01/Bandar, Kapten Inf Arianto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan peran aktif TNI sebagai satuan teritorial dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.
“Kami hadir untuk membantu meringankan beban warga, baik secara fisik maupun psikologis. Selain menyalurkan bantuan, kami juga berupaya mengembalikan semangat dan senyum warga agar dapat segera bangkit dari musibah,” ujar Arianto.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat serta membantu percepatan pemulihan kehidupan masyarakat. Arianto juga mengajak warga untuk tetap tabah, waspada, dan saling menguatkan dalam menghadapi masa pascabencana.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Rusip, Nuri, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh TNI dan Persit. Menurutnya, kehadiran aparat di desa mereka memberikan rasa aman dan ketenangan bagi masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dan ibu-ibu Persit yang sudah membantu kami. Bantuan ini sangat berarti, begitu juga pelayanan kesehatan dan kegiatan trauma healing untuk anak-anak,” ujarnya.
Melalui kegiatan kemanusiaan ini, TNI bersama Persit KCK dan Tim Kesehatan TNI menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berperan aktif dalam membantu masyarakat, serta menumbuhkan kembali harapan dan semangat hidup warga pascabencana alam.[]
