Jakarta — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menegaskan komitmennya mendukung pemulihan masyarakat pascabencana alam melalui pembangunan dan perbaikan rumah layak huni di sejumlah daerah terdampak.
Program tersebut dijalankan di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Komitmen itu disampaikan dalam kegiatan virtual media communication (vitcom) bersama awak media, Jumat, 6 Februari 2026, di Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, BSI memaparkan berbagai inisiatif pembangunan hunian bagi korban bencana yang dilaksanakan secara terintegrasi melalui sinergi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta mitra pelaksana.
BSI menyatakan, program pembangunan rumah pascabencana bertujuan mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak, sekaligus menghadirkan hunian yang aman, layak, dan berkelanjutan.
Rumah yang memenuhi standar kelayakan diharapkan menjadi fondasi awal bagi masyarakat untuk kembali menjalani kehidupan secara normal.
Pembangunan hunian dilakukan melalui sejumlah skema, mulai dari pembangunan rumah baru bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, rehabilitasi rumah rusak, hingga dukungan pembiayaan berbasis prinsip syariah yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat.
Skema tersebut dirancang agar bantuan tepat sasaran dan memberikan manfaat jangka panjang.
Di Aceh, BSI terlibat dalam pembangunan dan perbaikan rumah warga terdampak bencana melalui pendekatan kolaboratif bersama pemerintah daerah dan mitra terkait.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat sekaligus menggerakkan kembali aktivitas ekonomi lokal.
Program serupa juga dijalankan di Sumatera Utara dan NTB dengan menyesuaikan kebutuhan serta karakteristik wilayah.
Selain penyediaan hunian, BSI memberikan pendampingan agar rumah yang dibangun memenuhi standar keamanan dan ketahanan bangunan, sehingga lebih siap menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
BSI menegaskan keterlibatan dalam program pemulihan pascabencana merupakan wujud penerapan nilai-nilai syariah yang menjunjung prinsip kemanusiaan, kepedulian sosial, dan keberlanjutan.
Ke depan, perseroan berkomitmen terus memperkuat peran dalam program sosial, khususnya penanganan dampak bencana dan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. (**)
