Banda Aceh — Dinas Pendidikan Aceh kembali membuka ruang partisipasi publik melalui program Call for Article yang ditujukan bagi siswa, guru, dan tenaga kependidikan (tendik) di seluruh Aceh.
Program ini menjadi wadah bagi insan pendidikan untuk menyalurkan ide, gagasan, serta kisah inspiratif seputar dunia pendidikan, sosial, dan budaya.
Melalui Call for Article ini, Dinas Pendidikan Aceh mendorong tumbuhnya budaya literasi sekaligus memperkuat peran komunitas pendidikan dalam menyuarakan pemikiran yang kritis dan konstruktif.
Naskah terpilih nantinya akan dipublikasikan melalui kanal resmi Dinas Pendidikan Aceh sehingga dapat diakses oleh masyarakat luas.
Program tersebut resmi dibuka mulai 9 Februari 2026. Para peserta diharapkan mengirimkan tulisan orisinal dengan panjang 1.000 hingga 1.200 kata.
Tema tulisan bersifat terbuka selama masih relevan dengan isu pendidikan, sosial, dan budaya yang berkembang di Aceh.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menilai karya tulis merupakan sarana strategis dalam menyalurkan gagasan perubahan di dunia pendidikan.
“Melalui tulisan, guru dan siswa tidak hanya berbagi pengalaman, tetapi juga dapat menyampaikan solusi, inovasi, serta refleksi kritis terhadap berbagai tantangan pendidikan saat ini,” ujar Murthalamuddin, Jumat (6/2/2026).
Ia menambahkan, literasi tidak sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir, menganalisis, serta menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab.
“Program ini diharapkan menjadi ruang ekspresi sekaligus media pembelajaran bagi insan pendidikan di Aceh,” demikian disampaikan dalam pengumuman resmi Dinas Pendidikan Aceh.
Selain mendapatkan kesempatan publikasi, Call for Article ini juga memberikan apresiasi kepada penulis terbaik.
Setiap bulan, panitia akan memilih naskah terbaik yang berhak memperoleh hadiah menarik sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi pemikiran dan karya tulis.
Bagi peserta yang berminat, naskah dapat dikirimkan melalui alamat surel naskah.disdikaceh@gmail.com sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Panitia mengimbau agar seluruh karya yang dikirimkan merupakan tulisan asli dan belum pernah dipublikasikan di media lain.
Dengan dibukanya Call for Article ini, Dinas Pendidikan Aceh berharap semakin banyak suara dari lapangan pendidikan yang terdokumentasi dan menginspirasi.
Program ini sekaligus menjadi ajakan terbuka bagi seluruh insan pendidikan Aceh untuk aktif menulis dan berkontribusi dalam membangun masa depan pendidikan yang lebih baik. (**)
