![]() |
| Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal bersama para Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kota Banda Aceh yang baru dilantik, Jumat (6/2/2026). |
Banda Aceh — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) kecamatan se-Kota Banda Aceh resmi dilantik. Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan sosial di ibu kota Provinsi Aceh, Jumat (6/2/2026).
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Ketua TP PKK kecamatan yang baru dilantik. Ia menegaskan, pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari ikhtiar bersama untuk membangun dan memperkuat ketahanan keluarga di seluruh wilayah Kota Banda Aceh.
“Alhamdulillah, selamat atas pelantikan para Ketua TP PKK kecamatan se-Kota Banda Aceh. Momentum ini merupakan awal ikhtiar kita bersama untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai pilar utama dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya,” ujar Illiza.
Illiza menilai TP PKK memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya pada bidang pemberdayaan perempuan, kesehatan keluarga, pendidikan anak, serta penguatan ekonomi rumah tangga.
Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi yang solid antara TP PKK kecamatan, gampong, dan seluruh pemangku kepentingan.
Ia juga mengajak para Ketua TP PKK kecamatan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat pengabdian kepada masyarakat, sehingga TP PKK mampu menjadi motor penggerak perubahan nyata di tingkat keluarga dan lingkungan.
“Selamat mengemban amanah kepada para Ketua yang dilantik hari ini. Mari kita satukan langkah dan perkuat kolaborasi demi Banda Aceh tercinta. Kota ini hanya bisa maju jika keluarga-keluarga di dalamnya kuat, sehat, dan harmonis,” tambahnya.
Pelantikan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menjadikan keluarga sebagai pusat pembangunan manusia.
Dengan sinergi yang kuat antara TP PKK dan pemerintah daerah, diharapkan berbagai program pemberdayaan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Acara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh, pengurus TP PKK Kota Banda Aceh, serta para camat.
Suasana kebersamaan dan optimisme mewarnai kegiatan tersebut sebagai simbol dimulainya kerja kolaboratif membangun Banda Aceh sebagai kota kolaborasi.[]
