Aceh Tamiang — Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang tergabung dalam Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) melaksanakan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (4 Februari 2026).
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Satuan Latihan (Satlat) Kijang bersama masyarakat setempat melaksanakan gotong royong pembersihan lumpur di kawasan Pasar Bawah Aceh Tamiang.
Aksi ini merupakan bentuk kepedulian Taruna Akpol terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mendukung pemulihan aktivitas ekonomi warga pascabencana.
Selain pembersihan lingkungan, Taruna Akpol juga melakukan silaturahmi dan kunjungan kemanusiaan kepada warga yang menjadi korban hanyut di sungai. Kunjungan tersebut bertujuan memberikan dukungan moril serta empati kepada korban dan keluarga yang terdampak musibah.
Taruna Akpol turut menggelar kegiatan bhakti sosial dengan membagikan tas sekolah dan perlengkapan alat tulis kepada anak-anak di wilayah tersebut. Bantuan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan pendidikan sekaligus memotivasi anak-anak agar tetap semangat belajar meskipun berada dalam kondisi pascabencana.
Silaturahmi kepada anak korban hanyut dilaksanakan pada Selasa (4 Februari 2026) pukul 14.00 WIB di kediaman korban. Kegiatan tersebut diikuti oleh Taruna Akpol bersama tim kesehatan lapangan Akpol yang secara langsung memantau kondisi kesehatan korban pascakejadian. Selain memberikan motivasi dan dukungan moril, Taruna Akpol juga menyerahkan kenang-kenangan sebagai wujud kepedulian dan empati.
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menyampaikan bahwa keterlibatan Taruna Akpol dalam kegiatan sosial merupakan bagian dari proses pembentukan karakter serta penguatan empati sosial bagi calon perwira Polri.
“Kegiatan Latsitardanus tidak hanya melatih kedisiplinan dan integrasi antarlembaga, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, serta kepekaan terhadap kondisi masyarakat. Taruna Akpol hadir untuk membantu masyarakat secara nyata, terutama saat menghadapi situasi sulit akibat bencana,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran Taruna Akpol di tengah masyarakat diharapkan dapat mempererat hubungan Polri dengan masyarakat serta menumbuhkan rasa empati dan tanggung jawab sosial sejak dini.
“Melalui kegiatan pembersihan lingkungan, kunjungan kepada korban musibah, hingga bhakti sosial untuk anak-anak, diharapkan terbangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat. Hal ini menjadi bekal penting bagi Taruna Akpol sebagai calon pemimpin Polri di masa depan,” tutupnya. (**)
