ACEH BESAR — Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, menyerahkan bonus kepada para juara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 Tahun 2025 tingkat Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Dekranasda Aceh Besar, Selasa (10/3/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar juga menyalurkan santunan kepada 4.800 anak yatim serta meluncurkan implementasi program “Beut Kitab Bak Sikula” di seluruh sekolah tingkat SD dan SMP di wilayah tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat syiar Islam, mendorong generasi muda untuk mencintai Al-Qur’an, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap anak yatim di Aceh Besar.
Dalam sambutannya, Muharram Idris menyampaikan apresiasi kepada para qari dan qariah yang berhasil meraih prestasi dalam ajang MTQ tingkat kabupaten. Menurutnya, pencapaian tersebut tidak hanya membanggakan bagi peserta dan keluarga, tetapi juga membawa nama baik daerah.
“Prestasi yang diraih para qari dan qariah ini menunjukkan bahwa pembinaan keagamaan di Aceh Besar berjalan dengan baik. Pemerintah daerah akan terus mendukung pengembangan potensi generasi muda, khususnya di bidang keagamaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemberian bonus kepada para juara merupakan bentuk penghargaan sekaligus motivasi agar para peserta terus meningkatkan kemampuan dalam membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an.
Selain penyerahan bonus MTQ, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada 4.800 anak yatim yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Besar. Program santunan ini merupakan bagian dari kegiatan sosial pemerintah daerah yang rutin dilaksanakan, terutama pada momentum bulan suci Ramadan.
Muharram Idris menegaskan bahwa perhatian terhadap anak yatim merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat.
“Anak-anak yatim adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar juga meluncurkan implementasi program “Beut Kitab Bak Sikula”, yang bertujuan memperkuat pendidikan agama di lingkungan sekolah.
Program ini akan diterapkan di seluruh sekolah tingkat SD dan SMP di Aceh Besar sebagai upaya membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik serta pemahaman agama yang kuat.
“Melalui program ini, kita ingin memastikan anak-anak Aceh Besar tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat sebagai bekal dalam kehidupan,” jelasnya.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, para peserta MTQ, serta keluarga mereka. Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan ketika para juara menerima penghargaan dan anak-anak yatim mendapatkan santunan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap kegiatan ini dapat terus memperkuat syiar Islam, meningkatkan semangat generasi muda dalam mempelajari Al-Qur’an, serta mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat. (**)
