Ilham Pangestu: Empat Pilar Kebangsaan Jadi Pedoman Memperkuat Karakter dan Persatuan Bangsa

Editor: Syarkawi author photo

 


LANGSA – Anggota DPR RI dari Partai Golkar dapil Aceh II, H. Ilham Pangestu, menegaskan pentingnya penerapan nilai-nilai empat pilar kebangsaan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. 

Empat pilar tersebut, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), menjadi fondasi dalam menjaga persatuan bangsa dan membangun karakter masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ilham Pangestu dalam kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan yang berlangsung di Aula Desa Gampong/Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, Aceh, pada 10 Februari 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat setempat dan sejumlah warga.

Menurut Ilham, empat pilar kebangsaan mengandung nilai-nilai luhur yang harus dipahami dan diamalkan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Ia menjelaskan bahwa implementasi empat pilar dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari melalui berbagai cara.

Pertama, menghargai perbedaan. Sikap ini dapat diwujudkan dengan tidak membeda-bedakan suku, agama, ras, maupun budaya, serta menumbuhkan sikap toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.

Kedua, tidak menyebarkan informasi hoaks. Menurutnya, hoaks merupakan informasi bohong yang dapat merugikan masyarakat, baik secara emosional maupun finansial. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

Ketiga, mematuhi aturan yang berlaku. Aturan dibuat untuk mengatur kehidupan sosial, mulai dari aturan di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, hingga aturan negara yang wajib dipatuhi oleh seluruh warga negara.

Keempat, meningkatkan kepekaan terhadap kehidupan sosial. Ilham menegaskan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dari kehidupan manusia sebagai makhluk sosial. 

Ia juga menilai peran generasi muda dan mahasiswa sebagai agen perubahan sangat penting dalam menumbuhkan kepedulian sosial di masyarakat.

Ia menambahkan bahwa pengamalan nilai-nilai empat pilar kebangsaan diharapkan dapat memperkuat nasionalisme, patriotisme, serta kontribusi positif masyarakat terhadap pembangunan bangsa.

Pada kesempatan yang sama, narasumber Khairul Amri, S.Pd., juga menegaskan pentingnya penerapan empat pilar kebangsaan sebagai pedoman dalam membangun karakter bangsa. 

Menurutnya, pembangunan karakter bangsa merupakan proses yang berkelanjutan dan membutuhkan pendekatan yang adaptif terhadap perubahan zaman.

“Jika empat pilar kebangsaan diterapkan dengan baik, maka Indonesia dapat menjadi negara yang damai dan sejahtera. Karena itu, masyarakat harus bersama-sama menjaga dan mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. (*)

Share:
Komentar

Berita Terkini