SURABAYA – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan silaturahmi dan Safari Ramadan bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri mengajak kalangan buruh untuk tetap bersatu dan waspada dalam menghadapi dinamika situasi global yang berpotensi berdampak pada kondisi dalam negeri.
“Dalam kesempatan silaturahmi ini, saya mengajak teman-teman serikat buruh, khususnya dari KSPSI, untuk selalu waspada dan bersatu menghadapi situasi global,” ujar Sigit kepada wartawan.
Menurutnya, dinamika global yang terjadi belakangan ini dapat memengaruhi stabilitas ekonomi dan sosial di dalam negeri. Karena itu, ia menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa agar berbagai tantangan dapat dihadapi bersama.
“Oleh karena itu, menghadapi kondisi seperti ini seluruh elemen bangsa—pemerintah, masyarakat, dan khususnya teman-teman buruh—harus solid menghadapi situasi yang ada,” katanya.
Sigit juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto terus mendorong berbagai langkah diplomasi untuk mewujudkan perdamaian dunia sekaligus menjaga stabilitas ekonomi global dan nasional.
“Pemerintah saat ini terus melakukan berbagai upaya, termasuk diplomasi perdamaian, agar stabilitas ekonomi tetap terjaga,” ujarnya.
Di sisi lain, pemerintah juga terus mendorong program swasembada pangan dan energi agar Indonesia mampu mandiri dan tidak bergantung pada negara lain.
“Semua itu terus digelorakan agar kita bisa berdiri di atas kaki sendiri. Namun untuk mewujudkannya dibutuhkan kekompakan, persatuan, dan kebersamaan dari seluruh elemen bangsa,” jelasnya.
Kapolri menambahkan bahwa semangat persatuan terbukti mampu membawa Indonesia melewati berbagai krisis, termasuk saat menghadapi pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.
“Kita pernah menghadapi situasi sulit saat pandemi Covid-19. Ekonomi kita sempat terpuruk dan bahkan minus. Namun dengan semangat kebersamaan, kita mampu bangkit dan ekonomi kembali tumbuh,” pungkas Sigit.[]
