Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak kalangan buruh untuk memperkuat persatuan dan soliditas bersama pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan global yang dapat memengaruhi kondisi nasional.
Ajakan tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri acara buka puasa bersama jajaran Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Jawa Barat, Jumat (6/3/2026).
Dalam sambutannya, Sigit menegaskan bahwa dinamika dan eskalasi situasi global saat ini berpotensi berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi dan sosial dalam negeri. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan pekerja dinilai sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan yang muncul.
“Eskalasi yang terjadi di luar negeri tentu akan berdampak pada situasi dalam negeri. Karena itu kita harus solid dan bekerja sama menghadapi situasi yang ada,” ujar Sigit yang juga menjabat sebagai Dewan Penasehat KSPSI.
Ia juga menyinggung berbagai program strategis pemerintah yang bertujuan memperkuat perekonomian nasional, termasuk kebijakan hilirisasi sumber daya alam yang dinilai dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat, termasuk kalangan buruh.
Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam secara optimal di dalam negeri dapat meningkatkan nilai tambah ekonomi sekaligus memperluas kesempatan kerja.
Selain itu, Kapolri menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu bersaing secara global. Polri, kata dia, juga membuka peluang kerja sama dalam peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui fasilitas pendidikan dan pelatihan yang dimiliki institusi kepolisian.
Program pelatihan tersebut diharapkan menjadi sarana peningkatan keterampilan tenaga kerja Indonesia, terutama dalam menghadapi investasi perusahaan, baik dalam maupun luar negeri.
“Dengan pelatihan dan peningkatan kompetensi, SDM kita akan semakin siap dan profesional untuk bersaing dengan negara lain,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolri juga menyampaikan bahwa fasilitas kesehatan milik Polri dapat dimanfaatkan oleh kalangan buruh sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polri dan organisasi pekerja sekaligus mempermudah akses layanan kesehatan.
Kapolri menegaskan bahwa seluruh elemen bangsa perlu bersatu dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan agar cita-cita besar Indonesia dapat tercapai.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja menjadi kunci dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
“Ke depan kita harus bersama-sama mempersiapkan segala sesuatunya agar Indonesia mampu mewujudkan cita-cita besar menuju Indonesia Emas,” tutupnya.[]
