Ketua Umum FRIC Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Tegaskan Bantuan Tidak Boleh Dikurangi

Editor: Syarkawi author photo

 


Jakarta – Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, menyatakan dukungan penuh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Pemerintah Republik Indonesia sebagai salah satu program strategis untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi generasi muda.

Dalam keterangannya kepada awak media, Dian Surahman menilai program MBG merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, kuat, dan berkualitas. Menurutnya, program tersebut juga menjadi investasi penting bagi masa depan bangsa karena menyasar langsung kebutuhan dasar masyarakat, terutama anak-anak dan pelajar.

“Sebagai Ketua Umum FRIC, saya menyatakan dukungan penuh terhadap program MBG yang menjadi salah satu kebijakan strategis pemerintah. Program ini sangat baik dan harus kita dukung bersama agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Dian Surahman.

Ia menyebutkan, FRIC sebagai organisasi masyarakat yang berkomitmen mendukung program-program pemerintah yang pro-rakyat siap ikut mengawal pelaksanaan program MBG agar berjalan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Namun demikian, Dian Surahman juga mengingatkan agar dalam pelaksanaan program tersebut tidak ada pihak yang mencoba mengambil keuntungan pribadi dengan cara mengurangi nilai bantuan yang telah ditentukan pemerintah.

Menurutnya, nilai bantuan dalam program MBG telah memiliki standar yang jelas dan harus direalisasikan secara utuh kepada masyarakat tanpa adanya pengurangan.

“Dalam program MBG ini jangan sampai ada niatan, apalagi tindakan untuk mengurangi nilai bantuan yang sudah ditetapkan pemerintah. Jika nilai yang ditentukan misalnya Rp15.000, maka harus direalisasikan sebesar Rp15.000 kepada masyarakat. Tidak boleh ada pengurangan dengan alasan apa pun,” tegasnya.

Ia menambahkan, apabila di lapangan ditemukan adanya pihak-pihak yang mencoba mengurangi nilai bantuan tersebut, maka hal tersebut merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi karena mencederai tujuan dari program pemerintah.

Dian Surahman menegaskan bahwa FRIC siap mengawal dan menelusuri setiap laporan dari masyarakat terkait dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program MBG.

“Apabila ada yang mengurangi nilai yang sudah ditentukan oleh pemerintah, maka hal itu harus diusut sampai tuntas. Kami dari FRIC tidak akan tinggal diam. Program ini untuk kepentingan rakyat, sehingga tidak boleh ada yang mencoba mengambil keuntungan pribadi,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan kejanggalan atau dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program MBG di daerah masing-masing.

“Jika masyarakat menemukan indikasi pengurangan nilai bantuan atau penyimpangan dalam program MBG, silakan laporkan kepada kami. FRIC akan mengakomodir laporan tersebut, mengkaji secara serius, dan selanjutnya akan kami sampaikan kepada Presiden Republik Indonesia,” katanya.

Dian Surahman menekankan bahwa pengawasan dari masyarakat sangat penting untuk memastikan program pemerintah berjalan secara transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi rakyat.

Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen dalam melayani masyarakat.

“Program ini merupakan program besar pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Karena itu, mari kita jaga bersama agar pelaksanaannya tetap sesuai tujuan dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” tutupnya.

Dengan dukungan masyarakat serta pengawasan dari berbagai elemen bangsa, diharapkan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal dan menjadi salah satu langkah nyata dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing di masa depan.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini