MEUREUDU – Polres Pidie Jaya melaksanakan pengamanan kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Abdul Mu’ti, M.Ed., dalam rangka peresmian pembangunan revitalisasi sekolah tahun 2025 serta peletakan batu pertama pembangunan tahun 2026 di Kabupaten Pidie Jaya, Senin (9/3/2026).
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama yang berlangsung di wilayah Kecamatan Meureudu dan Kecamatan Meurah Dua.
Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu melalui Kasi Humas Polres Pidie Jaya AKP Mahruzar Hariadi mengatakan, pengamanan kegiatan dipimpin oleh Wakapolres Pidie Jaya Kompol Iswahyudi yang mewakili Kapolres, bersama personel Polres Pidie Jaya guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
“Kegiatan kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI berlangsung di empat lokasi pada dua kecamatan, yakni Kecamatan Meureudu dan Kecamatan Meurah Dua. Personel Polres Pidie Jaya melaksanakan pengamanan secara terbuka dan tertutup untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar AKP Mahruzar Hariadi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.55 WIB tersebut turut dihadiri Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, M.A., Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri, Pabung Kodim 0102/Pidie Mayor Inf Ruslan yang mewakili Dandim 0102/Pidie, perwakilan DPRK Pidie Jaya Nazaruddin Ismail, perwakilan Kejari Pidie Jaya Kasi Intel Idam Kholid Daulay, pejabat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin, unsur Forkopimda, para kepala SKPK, dewan guru, personel Polres Pidie Jaya, serta insan pers.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI bersama rombongan meninjau sejumlah sekolah di Kabupaten Pidie Jaya, di antaranya TK Malahayati Kota Meureudu, SD Negeri 8 Meureudu, serta SMA Negeri 2 Meureudu yang berada di Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua.
Selanjutnya rombongan menuju SMA Negeri 1 Meureudu di Gampong Rhieng Blang, Kecamatan Meureudu untuk meresmikan pembangunan revitalisasi sekolah tahun 2025 serta melakukan peletakan batu pertama pembangunan tahun 2026. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah.
Dalam kesempatan itu disampaikan bahwa pemerintah akan terus melanjutkan program pembangunan dan revitalisasi sarana pendidikan pada tahun 2026.
Di Kabupaten Pidie Jaya sendiri saat ini sedang berlangsung pembangunan dan revitalisasi yang mencakup 32 Taman Kanak-kanak (TK), 21 Sekolah Dasar (SD), 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 7 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), 8 Sekolah Menengah Atas (SMA), serta 1 Sekolah Luar Biasa (SLB).
Pemerintah juga memprioritaskan revitalisasi sekolah yang terdampak bencana, termasuk sekolah dengan kondisi rusak berat, sekolah yang perlu direlokasi, serta sekolah yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Untuk mendukung program tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp14 triliun pada tahun 2026 guna memastikan fasilitas pendidikan yang lebih layak sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan aman dan nyaman.
Selain meresmikan pembangunan dan melakukan peletakan batu pertama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI juga menyerahkan bantuan fasilitas pendidikan kepada para siswa yang terdampak bencana di Kabupaten Pidie Jaya.
AKP Mahruzar Hariadi menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI di wilayah Kabupaten Pidie Jaya berlangsung aman, tertib, dan lancar berkat sinergi pengamanan antara Polres Pidie Jaya bersama unsur TNI dan instansi terkait lainnya.[]
