Pidie Jaya – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, Babinsa Koramil 19/Meureudu Kodim 0102/Pidie bersama Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) TNI melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan pascabanjir susulan di halaman TK Miftahul Jannah, Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, pada Kamis (23/04/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai respons cepat atas dampak banjir susulan yang menyebabkan lingkungan sekolah dipenuhi lumpur, sampah, dan material bawaan air, sehingga mengganggu aktivitas belajar mengajar.
Dengan penuh semangat, personel TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu membersihkan area halaman sekolah agar dapat kembali digunakan secara normal.
Proses pembersihan meliputi pengangkatan lumpur, pembersihan sampah, serta penataan kembali lingkungan sekitar sekolah.
Keterlibatan Babinsa dan Satgas Gulbencal menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam membantu mengatasi kesulitan warga, khususnya pascabencana.
Babinsa Koramil 19/Meureudu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan TNI dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus mempercepat pemulihan kondisi lingkungan, khususnya fasilitas pendidikan.
“Kami hadir untuk membantu masyarakat, terutama dalam kondisi seperti ini. Harapannya, dengan pembersihan ini, anak-anak dapat segera kembali beraktivitas belajar dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Selain melakukan pembersihan, personel TNI juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, serta menjaga kebersihan lingkungan guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan.
Masyarakat Desa Meunasah Lhok menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran TNI yang sigap membantu dalam proses pemulihan pascabanjir.
Warga merasa terbantu dengan kerja sama yang terjalin, sehingga lingkungan sekolah dapat segera kembali bersih dan layak digunakan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat, serta memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi berbagai situasi darurat di wilayah.[]
