Bener Meriah – Komandan Kodim (Dandim) 0119/Bener Meriah, Letkol Inf Ahmad Fauzi, meresmikan Jembatan Aramco di Desa Uning Mas, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Senin (27/04/2026).
Peresmian ini menjadi momentum penting bagi masyarakat setelah akses transportasi sebelumnya terputus akibat banjir bandang.
Kegiatan berlangsung khidmat, diawali dengan prosesi peusijuek sebagai bentuk syukur dan doa agar jembatan yang telah dibangun membawa keberkahan, keselamatan, serta manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Dandim menegaskan pembangunan Jembatan Aramco merupakan wujud komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana sekaligus mendukung kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi warga.
“Peusijuek ini bukan sekadar seremoni, tetapi mengandung doa dan harapan agar jembatan ini memberi manfaat besar. Dengan berfungsinya kembali jembatan ini, mobilitas warga akan semakin lancar dan perekonomian dapat kembali bergerak,” ujarnya.
Ia juga menyebut, jembatan tersebut memiliki peran strategis sebagai penghubung antarwilayah yang sempat terisolasi.
Akses yang kembali terbuka diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian, yang menjadi sektor utama penopang ekonomi masyarakat setempat.
“Distribusi hasil pertanian kini bisa lebih cepat dan efisien, sehingga berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan warga,” tambahnya.
Pembangunan Jembatan Aramco merupakan hasil sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. Proses pengerjaannya dilakukan secara gotong royong, mencerminkan kebersamaan dalam menghadapi dan bangkit dari bencana.
Sementara itu, Sekretaris Desa Uning Mas menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, jajaran TNI, dan seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan jembatan tersebut.
“Jembatan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat. Kini aktivitas seperti ke kebun, anak-anak bersekolah, hingga ke pasar dapat dilakukan lebih mudah, aman, dan lancar,” ungkapnya.
Dengan diresmikannya Jembatan Aramco, masyarakat Desa Uning Mas kini dapat kembali beraktivitas normal.
Kehadiran jembatan ini tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi serta percepatan pembangunan di wilayah pedalaman Kabupaten Bener Meriah.[]
